Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno merespons bantahan dari Cawapres Maruf Amin yang menyatakan belum pernah menerima komunikasi dari rival politiknya itu terkait wacana pertemuan sehabis Pilpres 2019.
Padahal sebelumnya Sandiaga mengaku masih menunggu kesediaan Ma'ruf Amin untuk bertemu sejak delapan bulan lalu. Sandiaga mempersilakan Ma'ruf untuk mengecek kembali ada tidaknya komunikasi yang terjalin terkait rencana pertemuan keduanya.
"Silakan cek sendiri," kata Sandiaga di RPTRA Mutiara Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2019).
Untuk diketahui, Ma'ruf Amin membantah pernyataan rivalnya di Pilpres 2019, yakni Sandiaga Uno. Maruf menegaskan, dirinya belum pernah menerima komunikasi dari Sandiaga Uno terkait ajakan pertemuan pasca Pilpres 2019.
Ma'ruf menegaskan, Sandiaga atau tim dari Capres dan Cawapres nomor urut 02 belum ada komunikasi untuk melakukan pertemuan pasca Pilpres.
"Belum ada. Enggak ada yang hubungi kita," ujar Ma'ruf di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (7/5/2019).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman