Suara.com - Polda Metro Jaya menerjunkan 478 personel selama menggelar Operasi Pekat Jaya 2019. Jumlah tersebut tersebar di setiap Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, operasi tersebut berlangsung selama 15 hari dari awal puasa mendekati Hari Raya Idulfitri. Hal tersebut dilakukan guna menciptakan situasi kondusif selama Bulan Ramadhan.
"Dalam rangka cipta kondusif di bulan ramadan dan menjelang lebaran idul fitri 2019, Polda Metro beserta jajaran melaksanakan operasi Pekat Jaya 2019," kata Argo, Rabu (8/5/2019).
Argo menyebut, operasi tersebut guna menangkal berbagai macam kejahatan selama Ramadan. Contohnya, kejahatan jalanan, premanisme, hingga perampokan.
"Sasaran Operasi Pekat Jaya 2019 yaitu kejahatan jalanan maupun diangkutan umum, tindakan premanisme, hipnotis, perampokan, debt colector, perjudian dan pelaku tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat lainnya," jelasnya.
Operasi Pekat Jaya 2019 itu akan berlangsung selama 15 hari di bulan puasa. Operasi itu akan berakhir menjelang lebaran dan akan ada Operasi Ketupat yang akan dilakukan oleh polisi.
"Operasi ini dilaksanakan selama 15 hari terhitung mulai tanggal 7 Mei 2019 hingga 21 Mei 2019," singkat Argo.
Berita Terkait
-
Tim Khusus Anti Bandit Polda Metro Jaya Akan Patroli 24 Jam Jelang Ramadan
-
Ogah Diperiksa Kasus Makar, Eggi Cuma Utus Pengacara ke Polda Metro Jaya
-
Kapolda Metro Jaya Lantik Direktur Reskrimsus dan Direktur Reserse Narkoba
-
Gelar Operasi Keselamatan 2019, Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel
-
Polda Metro Jaya Gelar Apel Operasi Keselamatan 2019
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026