Suara.com - Jelang H-12 pengumuman hasil penghitungan suara yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin masih mengungguli suara Pasangan Capres - Cawapres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara KPU dalam sistem penghitungan (Situng) yang dilakukan pada Jumat (10/5/2019) malam, Pasangan Jokowi - Maruf Amin mengumpulkan suara sebanyak 65.885.315 atau 56,27 persen. Sedangkan Pasangan Prabowo - Sandiaga Uno mengumpulkan 51.198.394 suara atau 43,73 persen.
Data tersebut dihimpun dari 621.837 tempat pemungutan suara (TPS) atau 76,45380 persen dari total 813.350 persen yang diperbarui pada Pukul 22.00, Jumat (10/5/2019).
Berdasarkan penghitungan sementara tersebut, selisih keunggulan Pasangan Jokowi - Maruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga Uno 14.686.921 suara atau 12,54 persen.
Sementara itu, merujuk pada data rekapitulasi sementara dari tiap provinsi yang diperbarui KPU, dari 34 provinsi dan satu pemilihan umum di luar negeri menunjukan jumlah provinsi yang penghitungannya sudah mencapai 100 persen menjadi tiga, yakni Bengkulu, Bali dan Gorontalo.
Sedangkan jumlah provinsi yang rekapitulasinya saat ini mencapai angka di atas 90 persen sudah mencapai 11 provinsi, yakni Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Kalimantan Utara.
Sementara untuk hasil penghitungan suara Provinsi Papua masih berada di angka 7,7 persen dari total TPS yang ada di daerah tersebut.
Meski begitu, dalam disklaimer-nya, KPU menyatakan data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.
Baca Juga: Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,20% - Prabowo 43,80%
Tag
Berita Terkait
-
Jungkalkan Prabowo di Tanah Leluhur Sandiaga, Jokowi - Maruf Unggul Tipis
-
Situng KPU Jumat Siang: H-12 Jelang Pengumuman KPU, Jokowi Tak Terbendung
-
Jokowi Menang di 114 TPS Luar Negeri, Prabowo Tertinggal 339 Ribu Suara
-
Real Count KPU Jumat Pagi: Jokowi 56,20% - Prabowo 43,80%
-
Situng KPU Kamis Siang: Keunggulan Jokowi Masih Kisaran 14 Juta Suara
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga
-
Dasco: Kamis Besok Dengar Pendapat Publik soal RUU PPRT
-
KPK Sebut Dalil Praperadilan Gus Yaqut Salah Alamat dan Bukan Lingkup Hakim
-
Terjaring OTT, Bupati Pekalongan Alasan Tak Paham Birokrasi Karena Berlatar Belakang Musisi Dangdut
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
OTT Bupati Pekalongan: Fadia Arafiq Diduga Atur Proyek Pemkab untuk Perusahaan Keluarga
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
-
Lulusan SD Bisa Jadi PPSU, Pramono Anung Pangkas Syarat Kerja Demi Tekan Jumlah Pengemis Jakarta
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
-
KPK Ungkap Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji yang Seret Eks Menag Yaqut Tembus Rp622 Miliar