Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan tak tampak di antara para tamu yang hadir saat BPN berkumpul untuk mengungkap kecurangan Pilpres 2019 kemarin.
Saat dimintai konfirmasi Suara.com seusai acara, Koordinator Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak justru menganggap pertanyaan tentang Zulkifli Hasan itu tidak penting.
"Enggak penting pertanyaannya," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.
"Titipan siapa sih?" sambungnya.
4. Sandiaga Uno Buat Prabowo kaget
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno membuat pasangannya di Pilpres 2019 kaget. Hal tersebut diakui oleh Prabowo sendiri setelah menyaksikan Sandiaga Uno berpidato pada pembukaan pemaparan kecurangan Pemilu yang digelar BPN.
Menurut Prabowo, Sandiaga Uno tak biasa menyampaikan pidato dengan sangat berapi-api, sehingga dirinya terkejut melihat momen itu.
"Saya bicara seperti ini sudah lama dididik, dan saya kaget Sandiaga Uno ngomong seperti ini tadi," kata Prabowo.
Semangat Sandiaga Uno saat berpidato itu juga meyakinkan Prabowo untuk memberi tahu publik bahwa desas-desus yang menyebut ia akan ditinggalkan cawapres-nya itu tak benar.
Baca Juga: Andi Arief soal Prabowo Boikot Penghitungan Pilpres: 02 Pasti Kalah
"Ada yang mengatakan saudara Sandiaga Uno ini seorang pengusaha, dia anak muda, dia akan meninggalkan Prabowo Subianto. Nyatanya dia (Sandiaga) lebih rajin turun ke daerah-daerah dari saya," ujar Prabowo.
5. Prabowo masih asyik pidato saat waktunya buka puasa
Saking semangatnya, Prabowo hampir melewatkan waktu buka puasa saat asyik berpidato dalam acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' BPN.
"Saya bersama rakyat, saya akan selalu bersama rakyat. Sikap saya adalah akan menolak hasil penghitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran" kata Prabowo dalam pidatonya, saat waktu menunjukkan pukul 17.47 WIB.
Prabowo juga sempat mengajak massa meneriakkan takbir. Namun, pemandu acara langsung menyelanya dan mengarahkan massa untuk berdoa.
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais juga tampil ke pentas dan mengingatkan bahwa saat itu sudah waktunya berbuka puasa.
Tag
Berita Terkait
-
Amien Rais Cs Dilaporkan Dugaan Makar, Polisi Mulai Selidiki Laporan Dewi
-
Andi Arief soal Prabowo Boikot Penghitungan Pilpres: 02 Pasti Kalah
-
Neno - Prabowo Bertemu, Ini 2 Tebakan Warganet Soal Pembicaraan Mereka
-
Ini Dia Tren Transportasi Pilihan Pemudik Tahun Ini
-
Ketika Prabowo Salaman dengan Neno Warisman, Netizen Riuh
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu