Suara.com - Aladdin Situmorang, warga Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, diduga sudah sejak lama menyembunyikan informasi kematian istrinya, Sri Murniati (61), yang ditemukan sudah tinggal tulang belulang dalam rumah.
Lelaki tersebut, setiap kali ditanya para tetangga perihal sang istri, selalu menyebut Sri Murniati tengah pulang kampung ke Solo, Jawa Tengah.
Hal itu diungkapkan oleh tetangga Aladdin bernama Azizah. Ia menuturkan, kebohongan Aladdin baru terbongkar pada hari Senin (13/5/2019) siang.
Kala itu, Azizah melihat sejumlah petugas Dinas Sosial menjemput Aladdin yang diduga memiliki penyakit kejiwaan. Namun, ia tak melihat Sri Nurniati tampak mendampingi Aladdin.
Mengetahui hal itu, Azizah meminta petugas keamanan yang berada di lokasi untuk memeriksa bagian dalam rumah Aladdin.
Namun, petugas tersebut menolak dengan anggapan tidak ada orang di rumah karena sudah pulang kampung.
"Kan sudah hampir selesai ya pas pengambilannya (Aladdin). Saya bilang 'Pak itu periksa di dalamnya'. 'Mau apa diperiksa, orang sudah pada pulang ke jawa',” kata Azizah menirukan percakapannya dengan petugas.
Tak mau kalah karena merasa ada kejanggalan, Azizah saat itu langsung menimpali jawaban petugas, “Siapa yang bilang pulang ke Jawa. Dia (Aladdin) tidak waras, jadi harus diperiksa dalam rumahnya.”
Menurut Azizah, saat itu seluruh ruangan di rumah Aladdin dalam kondisi digembok. Akhirnya, satu per satu ruangan dibuka paksa memakai linggis.
Baca Juga: Saat Evakuasi Jasad Sri, Aladdin Diberi Dua Kali Suntikan Penenang
Pembukaan rumah tersebut juga dilakukan oleh petugas keamanan setempat dan warga. Dalam salah satu ruangan yang tergembok, ditemukan jasad Sri yang hanya tinggal tulang belulang.
Selanjutnya, dinas sosial menyerahkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Di dalam rumah tersebut ditemukan juga adik dari Sri yang mengalami sakit kejiwaan.
Sebelumnya diberitakan, Sri diduga meninggal akibat diabetes akut yang sudah diidapnya selama bertahun-tahun.
Sementara dari informasi yang terhimpun, suami korban sempat mengamuk dan mengusir warga.
Tag
Berita Terkait
-
Saat Evakuasi Jasad Sri, Aladdin Diberi Dua Kali Suntikan Penenang
-
Jasad Ditemukan Sisa Tulang, Tetangga: Sri Tak Terlihat Beberapa Bulan
-
Penemuan Tulang Belulang Nenek Sri Berawal dari Firasat Keponakan
-
Pria Penyimpan Mayat Istri di Depok Disebut Tetangga Kerap Berkelakuan Aneh
-
Suami Gangguan Jiwa Simpan Jasad Istri, Sri Ditemukan Tinggal Tengkorak
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!