Suara.com - Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta mulai mempersiapkan diri untuk melayani calon penumpang arus mudik lebaran 2019. Kursi ruang tunggu ditambah untuk mengatasi penumpukan penumpang.
Kepala Humas Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1, Eva Chairunissa mengatakan pihaknya sudah merenovasi stasiun Pasar Senen dengan memperluas ruang tunggu penumpang agar tidak menumpuk hingga pinggiran peron.
"Untuk di stasiun pasar Senen sendiri sejauh ini penumpang sudah bisa menggunakan hall yang lebih luas lagi karena pembangunannya sudah selesai dilakukan," kata Eva saat dihubungi, Kamis (17/5/2019).
Adapun renovasi yang dilakukan adalah dengan menambah jumlah kursi dari 80 kursi menjadi 700 kursi di ruang tunggu penumpang.
"Sebelumnya hanya difasilitasi 80 kursi, sekarang 700 kursi," kata Eva.
Untuk diketahui, PT KAI Daop 1 Jakarta memgoperasikan 78 Kereta Api untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada mudik lebaran 2019 ini.
Berita Terkait
-
Pemudik Diimbau Tak Gunakan Motor Pulang ke Kampung Halaman
-
Pemudik Bermobil Tembus 5,6 Juta, Pantura Bukan Pilihan Utama
-
Tarif Tiket Pesawat Tinggi, Pelindo II Siap-siap Hadapi Lonjakan Pemudik
-
Puncak Arus Mudik 31 Mei dan Balik Lebaran 9 Juni 2019
-
Ali Mochtar Ngabalin: Mudik Tahun Ini Dipastikan Lebih Baik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi