Suara.com - Insiden mengerikan menimpa alat vital seorang pemuda 16 tahun di Johor, Malaysia. Alat kelamin remaja itu tersangkut dalam pipa toilet, sehingga ia harus diselamatkan dengan gergaji bundar.
Dikutip dari Mirror.co.uk, korban memasukkan alat vitalnya ke dalam pipa logam setinggi pinggang di rumahnya pada Senin (20/5) awal pekan ini.
Kemudian, tiba-tiba kemaluannya membengkak parah hingga tak lagi bisa dikeluarkan. Ia mati-matian berusaha membebaskan diri selama lebih dari satu jam, tapi akhirnya ia menyerah pada rasa malunya dan berteriak meminta bantuan teman serumah.
Petugas senior Bomba--pemadam kebakaran--Stasiun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangkak, Seniman Idris, mengatakan menerima panggilan darurat dari kediaman korban sekitar pukul 22:00 waktu setempat.
"Pipa logam itu panjangnya sekitar 15 sentimeter dengan ketebalan 5 milimeter, dan tidak lagi digunakan. Para pemadam kebakaran harus memotong pipa terlebih dahulu," katanya.
Tim penyelamat memotong pipa secara manual dengan gergaji pemotong logam, tetapi Mr P korban tetap terjepit, sehingga petugas terpaksa memotong seluruh pipa secara memanjang.
Rekaman dari tempat tidur rumah sakit satu jam kemudian menunjukkan percikan api pada pipa.
Korban menahan sakit ketika petugas medis dan pemadam kebakaran menggunakan gergaji bundar besar untuk melepaskan pipa dari Mr P-nya.
Dokter dari Rumah Sakit Spesialis Sultanah Fatimah dan petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil membebaskan Mr P korban tepat sebelum tengah malam.
Baca Juga: Benarkah Prosedur Pembesaran Mr P Bisa Sebabkan Komplikasi Parah?
Mereka menyarankan warga untuk menutup pipa demi mencegah insiden itu terjadi lagi.
"Insiden itu menyebabkan kemaluannya bengkak, tetapi dia hanya mengalami luka ringan," terang Seniman Idris.
Berita Terkait
-
Tercemar Limbah Industri, Ratusan Ikan Ditemukan Mati di Sungai Melaka
-
Viral, Monyet Dibunuh Seorang Pria karena Tak Bisa Ngomong 'Baby Sayang'
-
Wakil PM Malaysia Ucapkan Selamat atas Kemenangan Jokowi
-
Resmi Mengaspal, Ini Beda Toyota Avanza 2019 di Malaysia dan Indonesia
-
Ogah Dapat Denda usai Ngebut, Siasat Pemobil Ini Tak Pantas Ditiru
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis