Suara.com - Nama Abdurrahman Wahid cukup dikenal luas sebagai tokoh nasional yang sejak awal mengedepankan pluralisme dan kemajemukan di Indonesia. Tak heran, sejumlah kalangan menyematkan istilah tokoh Pluralisme Indonesia kepadanya.
Tidak terkecuali pada diri Romo Bonifasius Abas. Kata hatinya telah menemukan sosok yang begitu pluralis pada diri Presiden ke-4 RI itu.
“Saya itu termasuk orang yang simpati pada Gus Dur dan saya merupakan orang yang menokohkan Gus Dur sebagai tokoh yang baik menurut saya,” kata Romo Boni, kala ditanya mengenai sosok Gus Dur, Kamis (30/5/2019).
Pria kelahiran Makassar ini menggambar, Gus Dur itu merupakan tokoh yang sangat terbuka. Sikap itulah yang kemudian dengan mudah bisa menerima dan diterima oleh semua kalangan.
“Maka ketika kita berhadapan dengan yang lain, kalau kita tidak pernah membuka diri, maka kita akan sulit untuk bisa saling menghargai.
Kalau kita membuka diri dengan orang lain, maka kita bisa saling menerima, tidak hanya baiknya, tidak hanya cocoknya saja, tapi menerima perbedaannya,” kata Romo Boni.
Masih terkenang jelas dalam ingatan Romo Boni, pernyatan khas Gus Dur yang bernada datar, namun menyentuh.
“Gitu Aja Kok Repot”.
Pernyataan ini tidak sebatas menjadi pernyataan nge-tren, sebagaimana lazim orang-orang menirukannya. Romo Boni memandang, itu sebagai sikap yang tertanam pada diri Gus Dur yang penuh dengan toleran.
Baca Juga: Kisah Toleransi Romo Boni Bimbing Muslim Ucapkan Syahadat Sebelum Meninggal
“Ketika ada kles (masalah), Gus Dur itu orang yang memandang tidak perlu diperbesar. Jadi Presiden saja, ketika ada kles, jawabnya gitu saja kok repot,” tutur pria 50 tahun yang menjadi Romo sejak 1994 lalu.
Satu pemikiran mendasar akan kesepahamanya mengenai pernyataan itu. Baginya, tidak perlu saling direpotkan dengan perbedaan.
“Mari kita saling introspeksi diri, mari kita selesaikan bagaimana baiknya,” kata dia.
Karena semua itu, di mata dia tujuannya untuk kedamaian. Kalau tidak pernah berdamai, maka hidup akan berisi dengan tekanan.
“Bagi saya, Gus Dur itu merupakan sosok, tokoh yang betul-betul punya hati dan mau terbuka dengan siapa saja,” katanya, tak henti memuji.
Maka dia pun tak heran, ketika para pecinta Gus Dur di tanah air tidak hanya dari kalangan muslim, tapi banyak juga dari nonmuslim. Bagi Romo Boni, itu tidak terlepas dari keterbukaan hati Gus Dur yang kemudian bisa menerima dan diterima banyak kalangan.
Berita Terkait
-
Kisah Toleransi Romo Boni Bimbing Muslim Ucapkan Syahadat Sebelum Meninggal
-
Viral Dosen Kristen Beri Makan Buka Puasa ke Mahasiswa Muslim, Siapa Dia?
-
Dinilai Diskriminasi, Ini Tujuan Wali Kota Ingin Sahkan Perda Kota Religius
-
Kaum Hindu Terdiskriminasi di Bekasi, Tempuh 32 Km untuk Menghadap Tuhan
-
Umat Kristiani Depok Bagikan Takjil ke Pengendara di Jalan Margonda
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi