News / Nasional
Kamis, 06 Juni 2019 | 14:14 WIB
Wasekjen Gerindra Andre Rosiade. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Partai Gerindra menghormati sinyal Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengajak PAN dan Partai Demokrat bergabung ke dalam koalisinya.

Bahkan, politikus Gerindra Andre Rosiade mengatakan dirinya juga mendengar Jokowi menawarkan sejumlah kursi menteri kepada partainya. Kata Andre, tawaran itu disampaikan oleh beberapa tokoh di dekat Jokowi.

"Kita juga mendengar dari berbagai pihak, Pak Jokowi juga ingin mengajak Gerindra bergabung dalam pemerintahnya, dan juga menawarkan berapa kursi menteri," kata Andre kepada Suara.com, Kamis (6/6/2019).

Karenanya, Andre tidak masalah ada tawaran yang dilayangkan kepada dua partai koalisi pendukung Prabowo - Sandiaga, yakni PAN dan Partai Demokrat.

Menurutnya, baik PAN atau Partai Demokrat memiliki hak sebagai partai politik untuk memilih tempat berlabuh. Meskipun begitu, ia menyebut setiap pilihan tersebut tidak terlepas dari konsekuensi.

"Silakan saja. Kalau PAN dan PD ingin bergabung ya monggo, itu hak mereka. Kami tidak ingin mengalang-halangi. Itu pilihan mereka. Setiap pilihan tentu ada konsekuensi ya," ujarnya.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengaku sudah bertemu dengan elit dari kubu Prabowo khususnya partai Gerindra. Namun ia menyebut belum membahas rekonsiliasi antar kubu Jokowi dengan elit Gerindra tersebut.

Ngabalin menganggap pembahasan rekonsiliasi Gerindra dengan kubu Jokowi adalah wewenang Jokowi dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

"Sampai pada itu tidak (pembahasan rekonsiliasi). Saya kira level bapak Presiden dan Ketua Umum Gerindra. Saling berdoa deh, bantu doa, karena langkah-langkah ke arah sana tetap harus dilakukan untuk kepentingan bangsa dan negara dan sangat bernilai lebih," kata Ngabalin saat berkunjung ke rumah Ketua DPR, Bambang Soesatyo, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2019).

Baca Juga: Disinggung Soal Rekonsiliasi dengan Jokowi, Fadli Zon: Prabowo Fokus ke MK

Load More