Suara.com - Sejak pagi usai subuh, ratusan jamaah Islam Aboge berdatangan ke Masjid Saka Tunggal Baitussaalam, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2019) untuk melaksanakan salat Idul Fitri.
Mereka mengenakan pakaian muslim lengkap. Jamaah laki-laki mengenakan baju koko, sarung dan peci untuk penutup kepala. Yang perempuan, mengenakan mukena putih, lengkap pula dengan sajadahnya.
Beberapa diantaranya, sambil membawa tenong di atas kepala. Tempat penyimpanan tradisional berbahan utama bambu itu, isinya makanan. Tenong yang mereka bawa disimpan di rumah juru kunci, samping masjid.
Bagi jamaah yang datang lebih awal, langsung masuk ke dalam masjid, guna mempersiapkan diri mengikuti salat Idul Fitri.
Sementara itu, bagi jamaah yang datangnya belakangan, kebagian tempat di luar masjid. Sebagian perempuan menempati samping masjid yang sudah dipasang atap teratak.
Sedangkan lainnya, kebagian tempat di halaman masjid. Matahari belum terbit, sehingga terhindar dari panasnya sorot raja siang.
Pukul 06.18 WIB, salat Idul Fitri di masjid Saka Tunggal Baitussalam dimulai. Beda tempat salat, antara yang di luar maupun dalam masjid, tidak membedakah semangat dan khusyuk.
Kehusyukan jamaah tetap terjaga, ketika sang khatib, Marjuki menyampaikan khutbahnya. Tiap jamaah duduk rapi mendengarkannya, hingga selesai.
Selanjutnya, dilaksanakan salam-salaman. Tradisi untuk bermaaf-maafan ini, dimulai dari masjid. Namun karena jamaahnya cukup banyak, barisannya mengular hingga ke halaman rumah-rumah juru kunci, sampai mendekati pintu masuk area pemakaman.
Baca Juga: Potret Haru ABK Salat Idul Fitri di Tengah Laut Ini Bikin Warganet Terenyuh
Dalam ritual ini, matahari mulai terbit. Panas dari sorotnya mulai terasa. Namun demikian, semua jamaah tetap mengikuti hingga selesai dengan penuh ceria. Sedikitnya satu jam, acara salam-salaman baru selesai.
Setelah itu, jamaah tidak langsung pulang. Mereka kembali ke masjid untuk mengikuti makan bersama. Makanan yang tersimpan dalam tenong, kemudian dibuka oleh sejumlah jamaah yang ditunjuk.
Makanan disajikan dalam piring, untuk dibagikan kepada sejumlah jamaah. Selanjutnya, imam memimpin doa, untuk memulai makan bersama.
Imam Masjid Saka Tunggal yang juga Juru Kunci generasi ke-12 Sulam mengatakan, salat Idul Fitri tersebut diikut 500 an jamaah. Karena itu, sebagian harus salat di luar, karena tidak semuanya tertampung di dalam masjid.
“Jumlah jamaah cukup banyak, sampai 500 an orang,” kata Sulam, ditemui usai salat Idul Fitri usai menuturkan bahwa Jamaah Aboge ikuti Salat Idul Fitri hari ini dan gelar makan bersama sebagai tradisi jamaah di hari Lebaran.
Kontributor : Teguh Lumbiria
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?