Suara.com - DKI Jakarta dilanda hujan deras pada Jumat (8/5/2019), sore. Namun, ketinggian air di Pintu air Manggarai masih terbilang normal.
Pengawas Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta Pusat, Zainuddin mengatakan, ketinggian air di Manggarai sempat menyentuh 750 meter.
Namun, ketinggian air tersebut bukan lantaran hujan deras, melainkan kiriman air beserta sampah dari kawasan Bogor, Sabtu (8/6/2019) pagi.
"Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB, ketinggian air mencapai 750 meter. Hujan deras sebenarnya tak berpengaruh signifikan, tapi tadi pagi ada kiriman air dan sampah dari sungai-sungai Bogor,” kata Zainuddin di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan.
Menurutnya, ketinggian 750 meter air di pintu Air Manggarai terbilang normal. Ia menyebut tidak ada peningkatan status di lokasi tersebut.
"Sekarang siaga 3, tak ada peningkatan status, terbilang normal,” tuturnya.
Mengenai sampah, Zainuddin menuturkan paling banyak yang menyangkut di Pintu Air Manggarai adalah kayu.
"Paling banyak kayu-kayu, dan bambu,” tukasnya.
Baca Juga: Jakarta Banjir, Anies Minta Keruk Sampah Pintu Air Manggarai Tanpa Henti
Berita Terkait
-
Puasa Hari Ke-29, Cerah Berawan Warnai Wilayah Jakarta hingga Malam Hari
-
Rekor 5 Kali Menang Pemilu, Rekam Jejak Politik Jokowi Tak Terkalahkan
-
Sukses TRON Angkot, Kini Akan Ada TRON Bajaj untuk Warga Jakarta
-
Puasa Hari Ketujuh, Jakarta Selatan Diprediksi Hujan Lebat Pada Siang Hari
-
Fahri Hamzah Sebut Konsep Ibu Kota DKI Mengikuti Washington DC
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO