Suara.com - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon tampak geram saat Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade menuding Partai Demokrat menyeberang ke koalisi Jokowi-Maruf. Jansen Sitindaon memastikan bila partainya bukanlah partai murahan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Jansen Sitindaon dalam acara Kabar Petang yang disiarkan TVOne, Senin (10/6/2019). Awalnya, Andre Rosiade membeberkan awal mula munculnya asumsi Partai Demokrat tak lagi setia dalam koalisi.
Semua kecurigaan berawal dari pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu. Sejak pertemuan itu, muncul pernyataan-pernyataan dari elit Partai Demokrat yang mengisyaratkan perpecahan.
"Proses pemilu belum selesai, pleno KPU belum selesai tapi setelah pertemuan Mas AHY dan Jokowi yang katanya pribadi yang kami hormati itu mulailah pernyataan-pernyataan bersayap," kata Andre Rosiade seperti dikutip Suara.com, Kamis (13/6/2019).
Pernyataan Andre Rosiade itu langsung dibantah oleh Jansen Sitindaon. Jansen Sitindaon menegaskan bila partainya memiliki pendirian yang kuat.
"Kami Partai Demokrat dituduh. Partai Demokrat sudah nyeberang ke 01 katanya, terlalu jauh pikiran teman-teman itu. Partai Demokrat jangan kalian pikirkan partai murahan," ujar Jansen Sitindaon.
Lebih lanjut, Jansen Sitindaon membandingkan pertemuan antara AHY dan Jokowi yang dilakukan secara terbuka dengan pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
"Mas AHY itu datang lewat pintu depan, keluar juga lewat pintu depan dan itu memang pertemuan yang terbuka untuk publik. Jadi bukan pertemuan diam-diam seperti pertemuan Pak Prabowo dengan Pak JK misalnya yang sesudah selesai bertemu baru kita tahu," ungkap Jansen Sitindaon.
Jansen Sitindaon tampak begitu berapi-api saat memberikan komentar. Mendengar penjelasan dari Jansen Sitindaon, Andre Rosiade hanya tersenyum.
Baca Juga: Hendak Menyalip, Pemudik asal Bekasi Tergilas Truk di Jalan Cilegon-Merak
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend