Suara.com - Perseteruan antara Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dengan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade, semakin memanas.
Termutakhir, Ferdinand dan Andre kembali beradu argumen melalui akun Twitter masing-masing. Adu mulut itu bermula saat Andre Rosiade menyinggung loyalitas dan integritas dalam berpolitik.
Lewat akun Twitter pribadinya, @andre_rosiade, secara tersirat menyindir posisi Partai Demokrat yang sempat mengusulkan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk membubarkan Koalisi Adil dan Makmur.
Andre lantas mengatakan dalam berpolitik dibutuhkan loyalitas dan integritas. Andre juga menggunakan tagar gelandangan politik saat mencuit pernyataannya.
"Dalam politik itu dibutuhkan loyalitas dan integritas. Apabila di rumah kami 'mereka' suka bikin onar dan gaduh, apakah ada jaminan 'mereka' pindah ke rumah sebelah tidak akan bikin gaduh kembali. Tentu ini akan jadi pertimbangan pihak tetangga #GelandanganPolitik," kicau Andre lewat akun Twitter @andre_rosiade seperti dikutip Suara.com, Selasa (11/6/2019).
Andre menilai, kubu koalisi politik mana pun akan mempertimbangkan sikap partai politik jika hendak mengajak bergabung.
"Kalau akhirnya 'mereka' keluar dari rumah kami tetapi di rumah tetangga 'mereka' juga tidak diterima karena pertimbangan suka bikin onar dan gaduh, tentu akhirnya mereka tidak punya rumah dan menjadi gelandangan politik #GelandanganPolitik."
Kicauan Andre Rosiade itu lantas ditanggapi langsung oleh Ferdinand Hutahaean. Lewat akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean2, ia meminta Andre Rosiade jangan suka melakukan 'onani politik'.
"Sudah jangan suka onani politik! Tak baik," kicau @FerdinandHaean2 membalas kicauan @andre_rosiade.
Baca Juga: Sarankan Jokowi Telepon Prabowo, Andre Rosiade Disebut TKN Minim Pemahaman
Berita Terkait
-
Andi Arief Sebut Pengkhianat Koalisi dan Setan Gundul Gerakkan Premanisme
-
Usul Bubarkan Koalisi, TKN Anggap Sikap Demokrat Tak Relevan
-
Demokrat Ancam Ungkap Percakapan SBY - Prabowo, BPN Tidak Takut
-
Sarankan Koalisi Bubar, Ini Alasan Demokrat Belum Menarik Diri dari 02
-
Elite Demokrat: Prabowo Keok di TPS Sandiaga, Siapa yang Tidak Serius?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus