Suara.com - Sekitar 40 ribu tahun lalu, seekor serigala mati di kawasan yang sekarang dikenal sebagai Siberia. Sekarang, kepala serigala yang terpenggal itu sudah ditemukan. Karena kondisi suhu membeku, kepala tersebut terawetkan. Bulu, gigi, otak dan jaringan kulit masih bagus.
Dilaporkan koran Siberian Times yang dilansir VOA, Jumat (14/6), Pavel Yefimov, seorang warga Yakutia, menemukan kepala itu musim panas tahun lalu di pinggiran Sungai Tirekhtyakh, dekat Lingkaran Arktik di wilayah Yakutia.
Kepala serigala itu diserahkan kepada Akademi Sains Yakutia. Mereka sempat mengirimkan sampel dan data pengukuran keluar negeri. Dengan bantuan rekan-rekan dari Jepang dan Swedia, diketahui umur kepala itu sekitar 40 ribu tahun.
Kepala tersebut dipertontonkan kepada publik melalui rekaman video yang berikan oleh Akademi Sains kepada Reuters TV. Dalam tayangan video itu, tampak kepala serigala lebih besar dari spesies modern serigala. Kepala itu masih tertutup bulu-bulu dan tampak gigi-giginya. Matanya hilang.
Tahap selanjutnya, serigala itu akan menjalani prosedur yang disebut plastinasi. Plastinasi adalah teknik menggantikan lemak dan air dalam tubuh dengan polimer plastik. Hal itu untuk mencegah pembusukan dan melindungi jaringan tubuh untuk keperluan sains.
“Ini pengerasan dengan cara kimia agar bulunya tidak rontok dan agar kami bisa menyimpan (kepalanya) dalam keadaan tidak beku,” kata Valery Plotnikov, salah satu ilmuwan dari akademi itu, dalam tayangan video.
Berita Terkait
-
Video Olahraga Unik Sedang Tren di Rusia, Tampar Bokong Wanita
-
Di Rusia, Jurnalis Menjadi Pekerjaan Berbahaya
-
Bukan Rolls-Royce, Ternyata Ini Salah Satu Mobil Favorit Mafia Rusia
-
Atraksi Cirque de Soul on Ice, Sirkus Asal Rusia yang Memukau Jakarta
-
Nyentrik, Bengkel ini Modif Sedan Bentley Pakai Roda Tank
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!