Suara.com - Kecelakaan tunggal yang terjadi di desa Klungkung, Jember, Jawa Timur, memakan korban jiwa. Seorang penumpang mobil bak terbuka berisi sembilan penumpang meninggal setelah mobil tersebut tercebur sungai.
"Sebuah mobil pikap jenis L 300 dengan penumpang 9 orang itu melaju dari arah barat ke timur diduga mengalami rem blong saat melaju di jalan Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi," kata anggota Satlantas Polres Jember Aiptu Argono di Jember, dilansir Antara.
Menurutnya rem blong tersebut terjadi saat jalanan menurun menuju ke jembatan dan sopir tidak mampu mengendalikan laju kendaraan. Mobil pun masuk ke jurang dengan sungai berkedalaman 4 meter, membuat semua penumpang yang ada di bak belakang terlempar dari mobil.
"Ada penumpang yang tertimpa kendaraan pikap tersebut dan kejadian itu menyebabkan satu orang bernama Liyasun (50) warga Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi meninggal dunia, setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember," katanya.
Untuk korban yang mengalami luka berat yakni Torima (45) dilarikan ke RSD dr Soebandi Jember, sedangkan tujuh korban yang mengalami luka ringan yakni Dulhadi (45), Edy (40), Susi (35), Supiyani (50), Mila (8), Ana (11), dan Aliya (8) mendapat perawatan di RS Citra Husada Jember.
"Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit, kemudian kami juga meminta keterangan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut," ujarnya.
Sementara sopir pikap, Muhammad Fauzi mengatakan remnya blong saat menuju jalan menurun di Dusun Gendir, sehingga kendaraan pikapnya melaju dengan kencang dan melewati jembatan hingga menabrak pagar jembatan dan masuk ke dalam sungai.
"Semua penumpang adalah keluarga saya yang datang dari luar kota, sehingga saya menjemputnya di Terminal Tawang alun Jember untuk menuju rumah di Desa Klungkung," katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Tercebur Panci Air Panas, 50 Persen Tubuh Bayi Arif Melepuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar