Suara.com - Seorang wanita merusak sarang penyu di pantai.
Ya, belum lama ini publik dibuat geram oleh aksi salah seorang wanita asal China yang memiliki rumah di wilayah Michigan, Amerika Serikat.
Wanita ini ditangkap oleh kepolisian Pantai Miami usai ketahuan mencoba merusak sarang penyu di salah satu pantai.
Dilansir Suara.com dari laman World of Buzz, Minggu (16/6/19) wanita ini berusia 41 tahun ini diketahui memiliki nama Yaqun Lu.
Dilaporkan pihak kepolisian di Pantai Miami, Lu ketahuan menusuk sarang penyu dengan tongkat dan menginjaknya secara sengaja.
Melalui Twitter, pihak kepolisian di Pantai Miami mengatakan bahwa telur penyu dinyatakan tidak rusak dan baik-baik saja.
"Syukurlah, tampaknya telurnya tidak rusak," cuit kepolisian Pantai Miami.
Atas perbuatannya yang mengganggu habitat penyu, wanita tersebut berpotensi dikenai denda sejumlah 5.000 dolar AS atau setara dengan Rp 72 juta.
Sama seperti yang ada di Indonesia serta tempat lainnya, penyu adalah hewan dilindungi.
Baca Juga: Selamatkan Penyu Langka, Festival Musik di Pantai Ini Sengaja Ditunda
Ada baiknya kita senantiasa menjaga habitat penyu sebaik mungkin dan bertanggung jawab untuk melaporkan jika ada seseorang yang berniat menjual telur atau memburu dagingnya.
Selain itu, mari kurangi penggunaan plastik sekali pakai agar keberlangsungan hewan laut termasuk penyu bisa terjaga.
Berita Terkait
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
-
Gelandang Persija Bongkar Momen Langka Bareng Lionel Messi di MLS
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
Messi Super Mahal! Inter Miami Harus Cari Sponsor Kakap untuk Tutup Biaya Rp1,2Triliun
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!