Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan keinginannya untuk memberikan pendidikan Pancasila sebagai dasar negara kepada setiap warga negara. Dengan begitu, nantinya warga negara dapat menerapkan prinsip-prinsi kehidupan sesuai dengan Pancasila.
Selain itu Ryamizard juga ingin ideologi Pancasila diterapkan dalam kehidupan. Salah satunya ialah mengantisipasi adanya ancaman perang pola pikir atau mindset.
"Karena ke depan perang kita adalah perang mindset, mengubah pola pikir. Untuk itu ya biar tidak diubah-ubah, Pancasila harus dipatrikan ke setiap warga negara ya. Untuk itu yang harus kita lakukan," ujar Ryamizard di Gedung Kemenhan RI, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).
Pernyataan Ryamizard tersebut sekaligus menanggapi adanya wacana membuat program wajib militer yang diusulkan oleh Badan Pemeriksan Keuangan (BPK). Ia menilai, usulan tersebut masih belum tepat lantaran saat ini Kemenhan masih berfokus pada program bela negara.
"Tapi saya tadi sudah disampaikan bagaimana mindset kita tidak diubah. Untuk wacana-wacana (bela negara) siapa saja boleh asal ada reasoning-nya yang baik untuk apa," kata Ryamizard.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu permah menyebutkaan bentuk ancaman yang paling nyata dan berbahaya adalah mindset (pola pikir) dalam acara Simposium Ancaman Perang Mindset Pada Era Keterbukaan Informasi, di Gedung A H Nasution, Jalan Medan merdeka Barat, Jakarta, Rabu (8/5/2019).
Ryamizard menuturkan, ancaman yang paling berbahaya yaitu berupaya untuk mengubah ideologi negara Indonesia yaitu Pancasila.
"Yang paling berbahaya yaitu ancaman terhadap mindset bangsa Indonesia yang berupaya untuk mengubah Ideologi negara bangsa Indonesia. Pancasila itu alat pemersatu, begitu alat pemersatu dipecah, ini harus dipahami. Tapi ya dia lebih banyak enggak paham gitu, enggak jelas hoaks-hoaks itu," tutur dia.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Tol Cipali, Kakorlantas Cerita Kesaksian Penumpang Bus
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung