Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rita Rosita mengatakan 5.847 kepala keluarga (KK) atau 22.573 jiwa terdampak banjir akibat intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tengah (Sulteng) sebelum dan sesudah Idul Fitri 1440 H.
"Pada Selasa (18/6), teridentifikasi genangan di 144 desa dan 22 kelurahan pada 24 kecamatan," katanya melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.
Ia menambahkan intensitas hujan tinggi mengakibatkan debit Sungai Konaweeha, Sungai Lahambuti, dan Sungai Rawa Aopa meningkatkan sehingga terjadi banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe melaporkan pada Selasa (18/6) masih ada genangan setinggi 30 centimeter hingga satu meter di Kecamatan Pondidaha, Kecamatan Wonggeduku, dan Kecamatan Wonggeduku Barat.
Ruas jalan poros Pondidaha masih tergenang sepanjang tiga kilometer dan hanya dapat dilewati truk dan mobil kabin ganda. Selain itu, dua kecamatan, yaitu Routa dan Latoma, masih terisolasi.
"Logistik dan bantuan dikirim menggunakan helikopter. BNPB dan Penerbang TNI Angkatan Darat masing-masing mengerahkan satu unit helikopter untuk menjangkau kecamatan yang terisolasi. Pengiriman bantuan juga dilakukan menggunakan perahu karet," jelas Rita.
BPBD Kabupaten Konawe menyiagakan tim evakuasi serta memantau kondisi terkini. Karena potensi penyakit akibat banjir mulai muncul, tim medis dari Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana telah melakukan pelayanan kesehatan kepada korban di pos-pos penyintas di kecamatan dan desa.
Sementara itu, banjir telah menyebabkan kerusakan di berbagai sektor. Rumah yang terendam dilaporkan 4.688 unit dengan 192 rusak berat, 513 rusak sedang, dan 575 rusak ringan.
Bangunan sekolah yang terendam 32 unit taman kanak-kanak, 49 sekolah dasar, dan 14 sekolah menengah pertama.
Baca Juga: Banjir Konawe Selatan Timbulkan Kerugian Hingga Rp 19,42 Miliar
Di sektor pertanian, banjir merendam 3.246 hektare sawah, 357 hektare lahan jagung dan lainnya 385 hektare. (Antara)
Berita Terkait
-
Banjir Konawe Selatan Timbulkan Kerugian Hingga Rp 19,42 Miliar
-
Sempat Putus Diterjang Banjir, Jalur Sultra-Sulteng Kembali Normal
-
Tiga Sungai Meluap, Tujuh Kecamatan di Sultra Terendam Banjir
-
Rumah Hanyut dan Terendam Air, Korban Banjir Konawe Bertahan di Pengungsian
-
Banjir Melanda Kawasan Perbatasan Indonesia - Malaysia
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai