Suara.com - Arma, wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat menjadi korban pembunuhan pada Rabu (19/6/2019) kemarin. Terungkapnya, polisi pun telah menangkap seorang remaja berinisial AG, sang pelakunya.
Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan penemuan mayat korban yang merupakan warga Jalan Dusun VII, Tanjung Pama, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kanit Reskrim Polsek Kutalimba Ipda Riswan Ginting mengatakan, motif pelaku membunuh korban untuk merampas harta bendanya. Dari penangkapan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa alat penumbuk padi atau alu yang digunakan AG sat menghabisi nyawa korban.
"Motif belaku melakukan pembunuhan karena ingin memiliki harta korban,” kata Riswan seperti dilansir Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Kamis (20/6/2019),
Diketahui, jasad korban kali pertama ditemukan oleh Ulani Sembiring (34), warga Pasar VII Tanjung Manggusta, Kecamatan Binjai Selatan, Deli Serdang, yang datang ke rumah korban untuk memijatkan anaknya yang sakit.
Ualni mengetuk pintu rumah korban, namun tidak mendapat jawaban. Ia lalu mengintip dari sela pintu dan meliha korban sudah tergeletak bersimbah darah.
Peristiwa ini dilaporkan ke Jumino Kepala Dusun VII dan polisi. Petugas Polsek Kutalimbaru yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan identifikasi terdapat bekas luka akibat benda tumpul ditemukan di bagian tubuh korban. Polisi lalu melakukan pengembangan dan mengetahui bahwa pelaku adalah AG.
“Pelaku menyerahkan diri didampingi keluarga dan Kepala Dusun. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Kutalimbaru untuk proses lebih lanjut,” kata dia.
Baca Juga: Mahasiswi Gantung Diri di Indekos, Ayu Tak Sadar Ajak Ngobrol Mayat Korban
Berita Terkait
-
Nikah 32 Kali, Ibu Rumah Tangga Tewas Dipukul Batu Ulek oleh Suami ke-30
-
Dibunuh Sang Mantan, Jasad Emak-emak Ditemukan Membusuk di Kontrakan
-
Oknum TNI Tusuk Dukun Wanita, Ternyata Istri Siri Mertuanya
-
Gegara Mau Nikah Lagi, Yani Dikepruk Batu dan Dibekap Bantal Eks Suami
-
Tertancap Dua Anak Panah, Guru Honorer Tewas
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Awas Macet! Simak Detail Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta di Harmoni-Mangga Besar Selama 8 Bulan
-
Prabowo: Saya Dituduh Mau Jadi Diktator
-
Dasco Minta Elite Stop Gaduh Pilkada Lewat DPRD, Fokus Dulu Tangani Bencana Sumatera
-
Hampir Setahun Beroperasi, Love Scamming di Jogja Ditaksir Raup Puluhan Miliar Tiap Bulan
-
Teriakan di Gang 10: Teka-teki Keracunan Satu Keluarga di Warakas, Bunuh Diri atau Pembunuhan?
-
Banyak Anak Indonesia Terpapar Paham Neo-Nazi, Densus 88 Antiteror: Kurang Filter dari Negara
-
Prabowo Geleng-gelang Kepala: Bolak-balik Orang Datang Mau Nyogok Saya
-
Pemprov DKI Kucurkan Rp100 M, Sulap Wajah Rasuna Said Usai Tiang Monorel Lenyap
-
Mentan Keseleo Lidah, Sebut Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bukan KDM, Langsung Istighfar dan Minta Maaf
-
Balita 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, KemenPPPA: Ini Ancaman Nyata Bagi Anak