Suara.com - Belum lama ini publik dihebohkan dengan penutupan landasan pacu Bandara Changi, Singapura untuk sementara waktu.
Bukan tanpa alasan, ternyata penutupan ini disebabkan oleh penampakan pesawat tanpa awak (drone) di sekitar bandara.
Alhasil, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Changi terganggu.
Dilansir Suara.com dari laman Straits Times, Kamis (20/6/19) 37 penerbangan di Bandara Changi terpaksa mengalami penundaan atau delay.
Penerbangan kedatangan terpaksa dialihkan untuk sementara waktu di Kuala Lumpur.
Menerbangkan drone tak jauh dari bandara diketahui sangat membahayakan penerbangan.
Oleh karena itu seluruh aktivitas di landasan pacu Bandara Changi sempat dihentikan untuk sementara waktu.
"Demi keselamatan operasional serta penumpang, landasan pacu akan ditangguhkan pukul 23.00 pada tanggal 18 Juni sampai dengan 19 Juni pukul 09.00," sebut pernyataan Badan Penerbangan Sipil Singapura (CAAS).
Polisi serta angkatan bersenjata Singapura juga ikut menyelidiki siapa pihak yang nekat menerbangkan drone tersebut.
Baca Juga: DJI Edukasi Anak-Anak Soal Coding Lewat Drone Berbentuk Tank
Undang-undang Pesawat Nirawak Singapura menyebutkan bahwa menerbangkan drone tanpa izin di daerah 5 kilometer dari bandara dan pangkalan militer atau di ketinggian 200 kaki merupakan pelanggaran hukum.
Pihak yang ketahuan menerbangkan drone dengan nekat dapat dikenai hukuman penjara selama 12 bulan atau denda hingga lebih dari 20.000 dolar Singapura.
Tidak menutup kemungkinan seseorang dapat dikenai kedua hukuman tersebut.
Desember lalu, aktivitas drone tanpa izin juga sempat mengganggu penerbangan di Bandara Gatwick, London selama tiga hari.
Akibatnya, insiden drone di bandara ini mempengaruhi 1.000 jadwal penerbangan dan 140.000 penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
-
DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus
-
Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam
-
Mendes PDT: 29 Desa di Sumatra Hilang Akibat Banjir, Beberapa Berubah Jadi Sungai
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung