Suara.com - Beredar video aksi emak-emak yang fasih menggunakan bahasa Inggris menjadi pemandu turis asal Prancis.
Aksi si emak berbincang dengan dua orang bule itu menjadi tontonan warga kampung sekitar.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Siti Nur Hasanah. Dalam video tampak si emak yang mengenakan kaos lengan pendek dan kerudung instan berwarna coklat ini menyapa kedua orang bule asal Prancis.
"Gokil, emak-emak kampung ini pintar jadi tourist guide bule-bule dari Prancis," tulis akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Selasa (25/6/2019).
Awalnya si emak menyapa dua orang bule yang melintas di kampungnya. Ia menanyakan identitas kedua bule hingga berapa lama akan berada di kampungnya itu.
Meski susunan kalimat atau grammar Bahasa Inggris si emak tidak tersusun rapih, namun ia cukup lancar berkomunikasi dengan si bule.
Sebab, sang emak mengaku pernah menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Singapura.
Kedua bule itu juga memahami ucapan yang dilontarkan oleh si emak. Percakapan antara si emak dengan kedua bule ini menjdi tontonan warga sekitar yang merasa aneh dengan bahasa asing.
Video tersebut mendadak viral dan menjadi sorotan warganet. Banyak warganet memberikan apresiasi kepada si emak yang berani berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris meski tatanan kalimatnya masih belum rapi.
Baca Juga: Perempuan Cantik Ini Lakukan Hal Tak Terduga Demi Jaga Tabble Manner
"Ini kelebihan jadi TKW, sudah tua tapi pinter bahasa inggris makanya buat kalian jangan suka menghina TKW," kata Ukhty Amalia
"Itu bagus daripada emak-emak doyan demo di tepi jalan, mending kayak ibu ini ada manfaatnya," ungkap Sun Arti.
"Yang penting ada keberanian dan lawan bicara mengerti, bagus emak itulah logat Inggris Indonesia, punya karakter ya karakter Indonesia," kata Wiji Astuti.
"Meski grammar amburadul tapi salut dengan keberanian dia dan itu kunci utama bisa menguasai bahasa asing," ujar Ary Kemaky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan