Suara.com - Puluhan warga diduga menjadi korban penipuan biro perjalanan Travel Samantha yang beralamat Ruko GMP, Sei Beduk, Batam. Kasus ini sedang ditangani kepolisian.
"Warga tertipu usai membayar tiket via transfer," ujar Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Budi Santosa, Selasa (25/6/2019).
Terkini, sang pemilik travel yakni Joko Riyanto (51) sedang diburu polisi. Dari hasil perhitungan yang dilaporkan para korban, total uang yang digelapkan senilai Rp 58.481.375. Tiket tidak diproses oleh tersangka.
Dalam laporan awal, sudah 11 orang korban. Namun seiring pengembangan oleh polisi, data sementara saat ini sudah 30 orang yang menjadi korban.
Travel ini beralamat di Perumahan GMP Blok E Nomor 21 Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk.
Menurut Budi, saat ini keberadaan pelaku diketahui berada di Sleman, Yogyakarta. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Sleman untuk menangkap tersangka dan membawa kembali ke Batam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Sleman dan keberadaan pelaku sudah terlacak," katanya seperti dilansir Batamnews.co.id.
Budi menuturkan, saat ini Travel Samantha telah tutup dan kasus penipuan ini menjadi pelajaran kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati.
"Travel Samantha telah tutup dan kasus penipuan ini menjadi pelajaran kepada masyarakat untuk berhati-hati," pungkasnya.
Baca Juga: Penggelapan Biro Umrah Hannien Tour Capai Rp41 Miliar
Berita Terkait
-
Rumah Sepi, Wanita Bersuami Digerebek saat Kelonan sama Imigran Afganistan
-
Ingin Bepergian ke Jakarta, Warga Batam Pilih Naik Pesawat Dari Singapura
-
Angkut 10 WNA Singapura, Kapal Yacht Diduga Hilang di Perairan Batam
-
Cerita Maling Gagal Bongkar 2 ATM di Batam
-
Dicegat di Depan Markas Kodim, Pelatih Taekwondo Ini Dibacok Kawanan Begal
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai