Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menggelar acara nonton bareng sidang putusan Mahkamah Konstitusi di Media Center Prabowo - Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019).
Di tengah kerumunan relawan, terlihat ada dua pendukung Prabowo - Sandiaga yakni Lieus Sungkharisma dan Mustofa Nahra.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, sejumlah relawan telah hadir untuk menyaksikan sidang gugatan sengketa Pilpres 2019. Di tengah-tengah para relawan tersebut, Lieus dan Mustofa tampak ikut hadir.
Tak berselang lama, keduanya berpindah tempat untuk meyaksikan sidang di lokasi yang berdekatan dari lokasi sebelumnya. Lieus sempat ingin mendatangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
"Mau ketemu Sandi," kata Lieus kepada ajudan Prabowo yang berjaga di depan rumah.
Namun, ia tidak diperkenankan masuk karena ajudan Prabowo mengatakan bahwa di dalam sedang ada rapat internal. Setelah itu Lieus langsung bergegas menuju lokasi nobar yang berada di samping rumah Prabowo.
Lieus sempat diringkus kepolisian karena disangkakan sebagai pelaku dugaan makar. Namun Lieus akhirnya bebas setelah permohonan penangguhannya dikabulkan. Lieus bebas dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya pada Senin (3/6/2019) lalu.
Sedangkan Mustofa ditangkap oleh pihak kepolisian karena diduga telah menyebarkan berita bohong alias hoaks melalui akun Twitternya. Setelah ditahan di Polda Metro Jaya, Mustofa akhirnya bebas setelah penahanannya ditangguhkan pada Senin, 3 Juni lalu.
Baca Juga: Setelah Dengar Putusan MK, PAN Mau Blak-blakan soal Sikap Politik
Berita Terkait
-
Posko Cemara Jokowi - Maruf Amin Sepi Jelang Putusan Sengketa Pilpres
-
Setelah Dengar Putusan MK, PAN Mau Blak-blakan soal Sikap Politik
-
Resmi! MK Putuskan Terima Berkas Permohonan Hasil Revisi Prabowo - Sandiaga
-
Suhu Panas Jakarta, Pendemo MK Teduh di Pinggir Jalan, Injak Rumput Taman
-
Sebut Pendemo MK Diracun, Eks Penasihat KPK: Ambil Makanan dari Korlap Saja
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas