Suara.com - Perempuan paroh baya berinisial YL di Provinsi Jambi harus berurusan dengan pihak kepolisian, setelah videonya berjoget sembari menenteng senjata laras panjang viral di media sosial.
YL yang berusia 47 tahun itu ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Bungo dan Ditresnarkoba Polda Jambi.
Direktur Resnarkoba Polda Jambi Kombes Eka Wahyudianta mengatakan, YL ditangkap untuk dilakukan tes urine pada hari Rabu (26/6). Pasalnya, YL diduga berjoget dengan menenteng senjata di lokasi pesta narkoba.
“Ternyata setelah kami tes urine, hasilnya negatif,” ujar Eka melalui sambungan telepon kepada Metrojambi.com—jaringan Suara.com, Kamis (27/6/2019).
Eka menjelaskan, YL ditangkap karena aksinya dikhawatirkan dapat meresahkan masyarakat dan melanggar norma agama.
Pasalnya, selain tampilan berhijab, aksi pelaku yang berprofesi sebagai petani ini, berjoget diiringi musik remix bahkan menenteng senjata menghebohkan dunia maya.
"Setelah kami klarifikasi, wanita tersebut mengakui bahwa yang di dalam video tersebut adalah dirinya. Wanita tersebut membuat video tersebut hanya untuk menghibur keponakannya yang sedang hajatan," terang Eka.
Lebih lanjut Eka mengatakan, YL juga mengakui yang terlihat dalam video tersebut adalah senjata mainan milik keponakannya. Saat ini, kata Eka, senjata mainan tersebut telah disita oleh Satreskrim Polres Bungo.
“Belum didapatkan unsur pidananya. Setelah membuat surat pernyataan, ibu (YL) tersebut kami pulangkan,” tegasnya.
Baca Juga: Sambangi Rumah Duka, Kapolda Jambi Minta Masyarakat Tahan Emosi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK