Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan, Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto tak menemui Capres nomor urut 1 Jokowi saat keduanya berada di Thailand.
Muzani mengatakan, Gerindra maupun tim sukses tak mengetahui adanya pertemuan tersebut. Dia meyakini, informasi itu tidak valid.
"Pertemuan Pak Prabowo dengan Pak Jokowi di Bangkok, sampai hari ini kami tidak pernah tahu dan tidak pernah mendengar ada pertemuan tersebut," kata Muzani di Prabowo – Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).
Muzani menuturkan, kabar itu hanya berdasarkan rumor lantas menjadi konsumsi publik setelah viral di media-media sosial.
Ia menuturkan, pertemuan sekaliber dua tokoh itu terbilang strategis. Dengan demikian, Prabowo biasanya selalu lebih dulu berkonsultasi dengan para petinggi Gerindra maupun koalisi kalau ingin mengadakan pertempuan seperti itu.
"Saya tidak pernah mendengar Pak Prabowo mengagendakan konsultasi tentang persoalan ini, sehingga saya bisa pastikan pertemuan itu tidak pernah terjadi," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Jokowi dan Prabowo Subianto dikabarkan bersamuh di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu.
Kabar tersebut berhembus saat Jokowi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-34 ASEAN di Bangkok, Thailand, Sabtu 22 Juni. Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga dikabarkan berada di Thailand.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf, Arsul Sani menegaskan Jokowi tak bertemu Prabowo. Tapi, komunikasi antarkeduanya di Bangkok bisa saja terjadi tanpa tatap muka.
Baca Juga: Bubarkan BPN dan Koalisi Adil Makmur, Prabowo Minta Maaf Kalah di MK
“Saya mendapat informasi Pak Prabowo memang berada di Bangkok, tapi tidak bertemu,” kata Arsul di DPR RI, Jumat (28/6/2019).
Arsul menjelaskan, saat berada di Thailand itu, Jokowi memunyai banyak agenda sehingga tak bisa bertemu Prabowo.
Meskipun begitu, Arsul tidak menutup kemungkinan ada komunikasi antara ‘orang dekat’ Jokowi dengan Prabowo di Bangkok.
”Apakah ada komunikasi, katakanlah, orang dekat Pak Prabowo dengan orang dekat Pak Jokowi yang ikut ke sana, kemungkinan itu ada. Bisa saja begitu. Tapi kalau Pak Jokowi bertemu Pak Prabowo, tidak," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito
-
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
-
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan
-
MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah
-
Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun