Suara.com - Seorang perempuan berinisial SS tewas dibunuh di Pasar Mardika, Lorong Pisang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku pada Minggu (30/6/2019). Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIT.
Kasubbag Polres Ambon Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata menyebutkan, sebelum pembunuhan terjadi sempat terjadi cekcok antara korban dengan suaminya.
Dari pengakuan saksi WL (46), ia sempat melihat ada keributan antara korban dengan suaminya. Tak lama kemudian, ia melihat suami korban melintas sembari menggendong anak dengan memegang sebilah pisau.
"Saat suami korban lewat, WL dengar teriakan, tali poro keluar, hey," ujar Julkisno seperti dilansir dari Terasmaluku.com (jaringan Suara.com).
Mendengar teriakan itu, suami WL lantas berlari dan melaporkan teriakan itu kepada petugas yang ada di pos pengamanan Pasar Mardika.
Korban SS kemudian dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara, Tantui. Saat dibawa ke rumah sakit, SS dalam kondisi mengenaskan dengan luka tusuk di perut dan usus terburai.
"Saat ini polisi telah mengamankan dan melakukan olah TKP serta memeriksa tiga orang saksi," kata Julkisno.
Selain itu, polisi juga tengah mengejar suami korban yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan tersebut.
Baca Juga: Disergap di Tempat Persembunyian, Pembunuh Pensiunan TNI AL Didor Polisi
Berita Terkait
-
Perang Mulut, Hilarius Tewas Ditusuk Kelompok Lain di Pantai Ancol
-
Dibunuh Tunangan Sendiri, Ini Kronologi Pembunuhan Jasad Terikat di Tangsel
-
Keren, Kapolda Maluku Naik Becak Saat Mobil Dinasnya Kena Macet
-
Lezat Manise, Berlibur Sambil Menikmati 4 Camilan Khas Ambon
-
Hubungan Seks Maraton 48 Jam, Pengantin Wanita Ini Langsung Meninggal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan