Suara.com - Pengerjaan pembangunan hunian DP 0 rupiah terletak Jalan Haji Naman, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, sudah mulai rampung. Ditargetkan proses pembangunan secara fisik selesai pada bulan Juli 2019.
Suara.com mencoba melihat langsung proyek pembangunannya di Pondok Kelapa yang dibanguna di atas lahan seluas 5696 m². Hunian vertikal ini diberi nama Klapa Village.
Dari total 4 tower yang dibangun, baru 1 tower (tower A) yang pengerjaannya sudah mencapai tahap final, pembangunan tower B baru dilakukan penanaman tiang pancang pondasi, sementara tower C dan D belum dimulai.
Di Tower A dibangun setinggi 21 lantai dengan total 780 unit dengan 39 unit di setiap lantainya.
Dari total 780 unit tersebut dibagi menjadi 3 tipe yakni tipe studio (240 unit), tipe 1 kamar tidur (180 unit), dan tipe 2 kamar tidur (360 unit).
Tipe pertama adalah tipe studio dengan fasilitas satu ruang untuk kamar tidur, dapur sekaligus ruang tamu dan satu kamar mandi. Total ada 240 unit tipe studio yang dibanderol kisaran harga Rp 184.800.000 – Rp 195.800.000.
Tipe kedua adalah tipe satu kamar tidur yang terdiri dari satu ruang tamu, satu kamar tidur, dan satu kamar mandi. Total 180 unit tipe satu kamar tidur dibanderol dengan kisaran harga kisaran Rp 210.760.000 – Rp 213.400.000
Tipe ketiga adalah tipe 2 kamar tidur yang terdiri dari satu ruang tamu, satu kamar tidur, dan satu kamar mandi. Total 360 unit tipe ini dibanderol dengan kisaran harga Rp 304.920.000 – Rp 310.640.000.
Baca Juga: Daftar Harga Rumah DP 0 Rupiah Pondok Kepala, Paling Mahal Rp 300 Jutaan
Setiap tipe memiliki fasilitas yang sama layaknya apartemen seperti lift khusus penghuni, lahan parkir di lantai dasar, satu balkon di setiap unit, 3 tangga darurat di setiap sudut dan CCTV 24 jam di setiap koridor lantai.
Pemprov DKI juga menyediakan fasilitas transportasi khusus untuk Klapa Village dengan mengadakan rute 7P TransJakarta (Pondok Kelapa - BKN).
Rute 7P juga terintegrasi dengan Koridor 7 (Kampung Rambutan – Kampung Melayu), Koridor 10 (PGC – Tanjung Priok) dan layanan Jak 2 (Kampung Melayu - Duren Sawit).
Nantinya jika seluruh tower sudah selesai dibangun, penghuni akan dimanjakan dengan fasilitas umum seperti sekolah, kolam renang di tower B, dan sarana olahraga.
Berita Terkait
-
Daftar Harga Rumah DP 0 Rupiah Pondok Kepala, Paling Mahal Rp 300 Jutaan
-
Ini Penampakan Terbaru Rumah DP 0 Rupiah di Pondok Kelapa, Siap Dijual!
-
Rumah DP 0 Rupiah Jakarta Rampung Akhir Juli 2019
-
Rumah DP 0 Persen untuk Kalangan Menengah, Ini Alasan Anies
-
Disebut Hanya Trik, Anies Tantang Swasta Bahas Rumah DP 0 Rupiah
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi