Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh atua BPBA menyebut 12 rumah warga hancur disapu angin puting beliung. Angin puting beliung menerjang dua desa di Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (10/7/2019) pukul 17.30 WIB kemarin.
Penanganan dampak bencana itu dilakukan tim gabungan dengan menggunakan alat pemotong kayu dan peralatan lainnya. Di antara rumah yang rusak itu, lima unit mengalami kerusakan parah di bagian dapur karena tertimpa pohon.
"Dua gampong (desa), yakni Mane Tunong dan Pante Gurah. Saat ini petugas di lapangan dan berbagai unsur terkait pemerintah sedang melakukan upaya pembersihan," ucap Kepala Pelaksana BPBA Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Kamis (11/7/2019).
Selain itu, lima kios dan satu warung kopi dengan atap rumbia tertimpa pohon di antaranya pohon pinang, sedangkan satu bengkel kendaraan bermotor berkonstruksi atap kayu mengalami rusak berat.
Nama-nama orang yang tinggal di lima rumah itu dan telah memiliki keluarga, masing-masing Zainal Anwar (56), M. Jamil Johan (70), Munir, Izwar Rajuddin, dan Jefri. Sebanyak lima kios di antaranya tiga unit milik M. Diah Syakubat (46), Amran (17), Wardi (29), dan warung kopi milik H. Syamsuddin.
"Mereka ini umumnya telah berkeluarga dan memiliki tanggungan, seperti pemilik rumah total ada 20 orang harus ditanggung. Tidak ada korban jiwa maupun sampai mengungsi akibat peristiwa ini," kata Dadek.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh telah memprakirakan bahwa hujan disertai angin kencang bakal terus melanda hampir seluruh wilayah di provinsi tersebut selama beberapa hari ke depan.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad, mengatakan kecepatan angin berkisar 10 hingga 30 kilometer per jam.
"Kecepatan angin ini bisa meningkat hingga dua kali lipat, dan bahkan lebih akibat cuaca buruk yang timbul dari awan Cumulonimbus," katanya. (Antara)
Baca Juga: Serem Abis, Ini Penampakan Angin Puting Beliung yang Terjadi di Laut
Berita Terkait
-
Serem Abis, Ini Penampakan Angin Puting Beliung yang Terjadi di Laut
-
Puting Beliung Hantui 28 Kecamatan di Bojonegoro, Waspada Hujan Deras
-
Hujan Es di Sleman, Belasan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung
-
Kepala BNPB Sebut Jawa Barat Supermarket Bencana
-
Diamuk Puting Beliung, Erwin dan Dua Anaknya Tertimbun Rumah Saat Tidur
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural
-
Karier Alex Noerdin: Dari Anak Tentara Hingga Gubernur Sumsel
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku