Suara.com - Seorang pria yang "dalam kondisi kritis" akibat terseret Air Terjun Niagara di Kanada pada Selasa (9/7/2019) selamat, menurut polisi Taman Niagara.
Pria tersebut memanjat dinding penahan di Air Terjun Horseshoe dan tersapu ke jurang setinggi 57 meter, kata layanan kepolisian di Twitter.
Debit air mencapai 40 kilometer per jam di Air Terjun Horseshoe, terbesar dari tiga air terjun yang menyuguhkan pemandangan indah.
Polisi menemukannya sedang duduk di atas bebatuan di dekat tepi sungai dengan luka yang tidak begitu berbahaya. Mereka merespons panggilan pada Selasa pukul 4:00 pagi waktu setempat tentang insiden tersebut dan membawa korban ke rumah sakit.
Surat kabar Buffalo News melaporkan bahwa tingkat ketinggian air mungkin telah menyelamatkannya. Ini "mungkin yang membuatnya terdampar ke atas bebatuan di dasar air terjun," kata Michael Clarkson, penulis 'The River of Lost Souls: What We Might Learn From Niagara Falls Suicides' kepada surat kabar itu. (Reuters/Antara)
Berita Terkait
-
Geger, Pria Lompat dari Air Terjun Niagara
-
5 Momen Miss Universe Thailand Pamer Keindahan Destinasi di Negerinya
-
34 Pekerja Terjebak Dalam Tambang Kalium di Kanada
-
Muak Dibilang Model, Ini Pesona 'Magis' Petenis Cantik Eugenie Bouchard
-
Heboh Penambang Kanada Temukan Fosil Monster Berumur 70 Juta Tahun
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!
-
Borok Baru Fadia Arafiq, KPK Usut Dugaan Korupsi Jatah Makan Pasien RS Pekalongan
-
Rugikan Negara Rp2,1 Triliun, Eks Direktur SMP Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Kritik Rencana Sertifikasi Aktivis HAM, Legislator PKB: Perlindungan Tak Boleh Bergantung Negara