Suara.com - Anda pasti tak bisa membayangkan jika mengalami penerbangan yang dipenuhi penumpang dalam kondisi mabuk dan kacau, rasanya pasti benar-benar tidak nyaman bukan?
Dilansir Suara.com dari laman The Sun, Kamis (11/7/19) penumpang pesawat bernama Aneta Zukow ini menceritakan pengalaman buruknya tersebut.
Akhir pekan lalu, dirinya naik pesawat Ryanair yang terbang dari Manchester, Inggris menuju Zadar, Kroasia.
Dari ratusan penumpang yang ada, 70 di antaranya merupakan pria yang pergi bersama-sama untuk menyaksikan festival musik Hard Island.
Mereka pergi dalam keadaan mabuk sehingga membuat penerbangan menjadi kacau.
Sebagian besar dari mereka menyanyi dengan kencang, kemudian ada yang tertawa terbahak-bahak.
Yang menyebalkan lagi, penumpang mabuk ini bahkan enggan mendengarkan aturan dari awak kabin.
Tidak sampai di situ saja, parahnya lagi mereka ada yang muntah di lorong kabin pesawat.
Jangan tanya soal bau dan pemandangan di lorong kabin, sudah pasti membuat mual.
Baca Juga: 6 Aturan Tak Tertulis untuk Penumpang Pesawat, Nomor 5 Sering Dilanggar
"Benar-benar rasanya seperti di neraka. Itu adalah penerbangan yang paling mengerikan yang pernah aku alami," tutur Aneta Zukow.
Beruntung, pesawat Ryanair ini mendarat dengan selamat sampai di Kroasia.
Dengan sigap, petugas bandara dibantu pihak kepolisian segera mengamankan orang-orang yang masuk pesawat dalam keadaan mabuk dan berbuat onar tersebut.
Tentu saja, penumpang lain merasa shock dan terganggu atas keberadaan mereka.
Juru bicara maskapai Ryanair mengatakan bahwa penumpang yang mengganggu penerbangan akan menjalani proses hukum.
"Awak penerbangan meminta bantuan polisi ketika tiba, setelah beberapa penumpang merasa terganggu. Pesawat mendarat dengan selamat dan polisi menangkap orang-orang itu," tulis Ryanair dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Punya Dana Mulai 40 Juta? Ini 6 MPV 7 Penumpang Bermesin 'Badak' yang Pantang Masuk Bengkel
-
Dua KA Mogok Bersamaan di Pasar Senen, Penumpang Serayu Tertahan 4 Jam
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan