Suara.com - Begitulah cinta, sejak dulu deritanya tiada akhir kalau didasari atas rasa cemburu, bahkan bisa pula berakhir tragis seperti kasus yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Lelaki berusia 24 tahun berinisial IA tega membakar hidup-hidup Irma Fitriani hingga tewas. Irma adalah mantan kekasih IA.
Pembakaran tersebut terjadi di depan toko baju tempat perempuan berusia 24 tahun itu bekerja, yakni Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman, Muba, Sumsel, Rabu (10/7). Kekinian, IA sudah ditangkap.
”Peristiwanya terjadi hari Rabu pagi sekitar pukul 09.45 WIB,” kata Kapolres Muba Ajun Komisaris Besar Andes Purwanti dalam keterangan tertulis yang didapat Suara.com, Jumat (12/7/2019).
Ia mengatakan, pelaku sengaja menemui korban di tempat kerjanya. Ketika bertemu, IA langsung menyiramkan bensin ke sekujur tubuh Irma dan menyulut api.
Setelahnya, IA langsung pergi begitu saja meninggalkan Irma yang menjerit histeris karena terbakar. Warga sekitar yang melihat insiden itu, begerak memadamkan api pada tubuh Irma.
”Karena tubuhnya terbakar, warga membawa korban ke puskesmas untuk pertolongan pertama. Korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu,” jelas Andes.
Irma yang 70 persen tubuhnya melepuh karena dibakar memakai bensin masih dalam perawatan intensif di RSUD Sekayu.
Sedangkan IA menyerahkan diri ke polisi pada hari Kamis (11/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB diantar keluarga.
Baca Juga: Biadab, Nenek Inem Dibakar Hidup-hidup Anak Kandung di Selasar Rumah
”Saya terima langsung tersangka dari tangan keluarga. Dia kami tahan setelah dijadikan tersangka pelanggar Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tuturnya.
Sementara ini, kata Andes, diketahui motif pelaku membakar Irma karena cemburu buta terhadap mantan kekasihnya tersebut.
Berita Terkait
-
LPDB - KUMKM Sudah Salurkan Dana Bergulir Rp 211 Miliar di Sumsel
-
Gubernur Sumsel : Pertanian Jadi Potensi yang Dapat Turunkan Kemiskinan
-
Biadab, Nenek Inem Dibakar Hidup-hidup Anak Kandung di Selasar Rumah
-
Seru, Penyuka Otomotif Bisa Nonton MXGP dengan Harga Terjangkau
-
Hari Keempat Puasa, Sumatera Selatan Darurat Kebakaran Hutan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara