Suara.com - Seorang wanita 25 tahun tega menghabisi nyawa ibunya sendiri, yang berusia 57 tahun, menggunakan beberapa pisau.
Ia bahkan melakukan pemenggalan itu di hadapan cucu korban, yang masih berusia 4 tahun. Tragedi tersebut, dikutip Suara.com dari The Guardian, Senin (21/7/2019), terjadi di Sydney, Australia.
Menurut Inspektur Polisi Brett McFadden, anak dan ibu itu awalnya cekcok, lalu berujung pada kekerasan hingga pembunuhan.
Tetangga lantas melaporkan kekerasan yang terdengar sampai ke luar rumah itu pada polisi melalui telepon.
Bocah 4 tahun yang berada di rumah pada saat itu menderita cedera kepala ringan dan kini dirawat di rumah sakit. Ia merupakan keponakan pelaku dan cucu korban.
Sementara pelaku telah diadili dan didakwa kasus pembunuhan, tetapi saat ini ia akan diperiksa di rumah sakit setelah membunuh ibunya.
Pengacaranya mengatakan, ia memiliki masalah kesehatan yang berpengaruh cukup besar.
"Ini adalah investigasi yang sangat sulit dan menantang," kata McFadden. "Banyak pertimbangan yang perlu dibuat, seperti latar belakang tentang peristiwa yang terjadi di lokasi."
Baca Juga: Polisi Limpahkan Berkas Perkara Pengancam Penggal Kepala Jokowi ke Kejati
Berita Terkait
-
Leher Dicekik Pakai Karet Kaca Mobil, Kiki Diperkosa Lalu Dibunuh Ronal
-
Ditawari Pekerjaan di Indonesia, Atlet Beken Australia Jadi Korban Penipuan
-
Sedih, Ikan Pari Raksasa Ini Hampiri Penyelam dan Minta Pertolongan
-
Diduga Cemburu, Pacar Bunuh Selebgram dan Sebar Foto Mayatnya
-
Emosi Pipinya Dicakar, Liu Li Tan Tewas Diikat Pacar di Indekos
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit