Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berharap partainya bisa terilhami dengan sifat positif dari hewan lebah. Harapan ini disampaikannya di Hari Kelahiran atau Harlah Ke-21 PKB.
Cak Imin bersyukur partai yang dipimpinnya bisa mencapai usia 21 tahun, dia juga bangga sejak berdiri pada 23 Juli 1998 PKB selalu memenangkan presiden yang didukungnya dari era Abdurahman Wahid alias Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo.
"Insyaallah kita akan terus mengawal ideologi perjuangan ini dalam berbagai level perjuangan baik di tingkat pemerintahan, tingkat legislatif, di tingkat masyarakat dan seluruh komponen kekuatan bangsa," kat Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019).
Dalam Harlah ke-21 ini, Cak Imin ingin PKB bekerja dengan mengilhami sifat positif dari hewan lebah yakni menanam yang baik dan menghasilkan yang baik.
"Lebah tidak pernah hinggap kecuali di tempat-tempat yang baik, tidak makan kecuali makanan-makanan yang baik minimal bunga, tidak mengeluarkan kecuali yang dikeluarkan yang baik-baik madu, akan tetapi lebah juga sangat berbahaya sedikit diganggu lebah bisa menyengat kalau bahasa jawanya entupe bahaya," tegasnya.
Pada acara Harlah ke-21 PKB ini turut hadir; Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Sekjen PKB Hanif Dhakiri.
Dalam acara ini, PKB menyusukuri hasil raihan suara di Pemilihan Legislatif yang sukses meraih 13,7 juta suara sekaligus memenangkan paslon Jokowi-Maruf Amin.
Sebagai acara penutup akan digelar dengan panggung hiburan yang diisi oleh legenda dangdut Didi Kempot.
Baca Juga: PKB Kompak Pilih Lagi Cak Imin Jadi Ketum
Berita Terkait
-
Maruf Amin dan Jusuf Kalla Akan Pidato di Harlah PKB ke-21
-
PKB Tetap Perjuangkan Jatah Kursi Ketua MPR
-
PKB Klaim Belum Ajukan Calon Menteri: Hak Prerogratif Jokowi
-
Temui Surya Paloh di DPP Nasdem, Ketum PKB: Belum Bahas Posisi Ketua MPR
-
PKB Sebut Jokowi Tidak Suka Cara Amien Rais Minta Porsi untuk Rekonsiliasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029