Suara.com - Baru-baru ini, publik digegerkan dengan peristiwa seorang bocah berusia 2 tahun yang terluka usai memanjat conveyor belt di bandara.
Dilansir Suara.com dari laman Fox News, Kamis (25/7/19), kejadian tersebut berlokasi di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson, Atlanta.
Anak laki-laki yang terluka itu kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat.
Pihak bandara juga sudah secara resmi memberikan konfirmasi terkait peristiwa tersebut.
"Polisi Atlanta dibantu pemadam kebakaran menanggapi sebuah insiden di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson karena ada anak kecil yang masuk ke sistem conveyor belt bagasi melalui loket tiket Spirit Airlines," ungkap pihak bandara kepada Fox News.
"Anak tersebut kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk menjalani observasi dan perawatan. Seluruh pihak yang berwenang tengah menyelidiki insiden tersebut," tambahnya.
Kejadian bermula ketika sang ibu, Edith Vega tengah menurunkan putranya yakni Lorenzo di dekat loket tiket Spirit Airlines.
Sementara Vega mengurus boarding pass, tiba-tiba dirinya menemukan buah hatinya sudah menghilang dari pandangannya.
Ternyata anaknya sudah melompat dan naik ke conveyor belt bandara.
Baca Juga: Tadinya Sepi, Setelah Didiskon 57 Persen Kereta Bandara Mulai Ramai
"Saya ingin melompat dan mencoba menangkapnya, tetapi mereka (pihak maskapai) tidak mengizinkan saya. Tentu saya ketakutan ketika melihatnya," ungkap Vega.
Dilaporkan, Lorenzo mengalami patah tulang di bagian tangannya. Vega bersyukur anaknya tidak mengalami cedera yang serius.
"Spirited Airlines telah menerima laporan bahwa ada anak yang lepas dari pengawasan ibunya melompat ke conveyor belt di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson," sebut perwakilan Spirited Airlines.
"Anak itu dapat mengakses bagasi belakang melalui conveyor belt dan menderita luka. Kami saat ini bekerja dengan TSA dan pejabat bandara memastikan bahwa semua protokol telah melalui pengecekan. Kami berharap anak tersebut segera pulih," tambahnya.
Peristiwa terkait conveyor belt ini bukanlah yang pertama kali.
Beberapa waktu lalu, sempat ada seorang turis wanita yang tidak sengaja naik ke conveyor belt kemudian terjatuh dan mengalami luka-luka.
Berita Terkait
-
Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun
-
Menara Galata Tampilkan Sejarah dan Daya Tarik Wisata Istanbul
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol
-
Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
Terkini
-
Jaksa Agung: Jangan Kriminalisasi Aparat Desa, Kecuali Duit Negara Dipakai Nikah Lagi!
-
Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Fraksi PKB DPRD DKI Soroti 'Benang Kusut' Jakarta Barat: Fokus Pada Aksi, Bukan Wacana!
-
Iran Belum Kirim Delegasi di Perundingan Kedua, Emosi Donald Trump Meledak
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra