Suara.com - Jejaring sosial media Twitter kini tengah diramaikan oleh tagar populer bertajuk #tas20juta. Tren itu menarik perhatian akun resmi Direktoral Jenderal (Ditjen) Pajak Republik Indonesia.
Bermula dari unggahan selebtweet dengan akun bernama @tinystardustt, tagar #tas20juta menjadi perbincangan.
Dari cuitannya, selebtweet tersebut menuliskan pernyataan berisi alasan mengapa membeli tas seharga Rp 20 juta atau lebih. Baginya, ia berhak membeli tas itu karena mampu.
"Tas 20 juta lebih buat apaan? Simple sik kak. Lo miskin dan ga mampu. Ya kami beli," tulis @tinystardustt, Senin (29/7/2019).
Tak berselang lama, cuitan tersebut menuai kontroversi dari warganet. Bak terbagi menjadi dua kubu, warganet ada yang sepaham dan ada juga yang menolak pernyataan tersebut.
Namun karena terlanjur heboh, akun resmi Ditjen Pajak pun turut memberikan komentar.
Bukan lewat kata-kata, akun @DitjenPajakRI membalas cuitan itu dengan foto lembar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Orang Pribadi.
Dalam foto tersebut kolom lembar SPT tampak kosong alias belum diisi, sehingga memancing warganet untuk berkomentar.
Tak sedikit dari mereka yang kemudian mengaitkan balasan tersebut dengan kewajiban membayar pajak.
"Hahahaha...Bravo! Jangan lupa bayar pajaknya ya neng," kata ZAEEffendy.
Baca Juga: Anies Terapkan Kebijakan Ahok, Sindiran Kocak Ditjen Pajak Soal #Gaji8Juta
"Ditjen pajak sedang menuju lokasi anda," celoteh @asharryarganata.
"Jangan lupa bayar pajaknya mbak ya. Semoga kekayaannya tidak berkurang. hehe," tulis @419isdead.
Berita Terkait
-
Apa Itu Lipstick Effect? Fenomena Berburu 'Kemewahan Kecil' saat Ekonomi Sulit
-
Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?
-
Pamer Saldo Nyaris Rp1 M Diduga Editan AI, Cewek Ini Diburu Ditjen Pajak
-
KPK Panggil Lima Orang Saksi Terkait Dugaan Korupsi Diskon Pajak Periode 2021-2026
-
OTT Beruntun Pejabat Pajak-Bea Cukai hingga Hakim: Mengapa Korupsi di RI Jadi Penyakit Menahun?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim