Suara.com - Belum lama ini, publik dibuat geram dengan aksi salah seorang pria yang nekat mendorong bocah lelaki berusia 8 tahun di depan kereta api yang sedang melaju.
Dilansir Suara.com dari laman Asia One, Selasa (30/7/19), pria berusia 40 tahun ini ternyata juga mendorong ibu dari anak laki-laki tersebut.
Beruntung, nyawa sang ibu berhasil diselamatkan dan terhindar dari maut.
Sementara itu, sang anak dinyatakan meninggal dunia usai tubuhnya terhantam kereta api tersebut.
Peristiwa mengenaskan ini dilaporkan terjadi di stasiun kereta utama Frankurt, Jerman.
Polisi sendiri masih belum mengetahui apakah ada hubungan di antara lelaki pelaku pendorongan tersebut dengan para korban.
Motif yang dilakukan oleh pria itu terbilang tidak jelas dan sedikit terdengar iseng menurut keterangan dari juru bicara kepolisian.
"Menurut laporan saksi, seorang lelaki berusia 40 tahun mendorong bocah itu dan ibunya tepat ketika ICE (kereta berkecepatan tinggi) tiba. Beruntung sang ibu berhasil selamat," ungkap juru bicara bernama Isabell Neumann.
"Sayangnya, bocah delapan tahun itu ditabrak oleh ICE dan menderita cedera cukup fatal," tambahnya.
Baca Juga: Jorok, Penumpang Potong Kuku dan Letakkan Kaki di Meja Makan Kereta Api
Diketahui pula, pria pelaku pendorongan tersebut sempat mencoba melarikan diri usai melakukan aksinya itu.
Dibantu para calon penumpang lainnya, pria tersebut akhirnya berhasil tertangkap dan ditahan di dekat stasiun.
Neumann menambahkwan bahwa tersangka kini sedang menjalani pemeriksaan.
Ibu dari anak tersebut juga sempat dibawa ke rumah sakit dan diperiksa oleh pihak kepolisian.
Melalui Twitter, kepolisian Frankurt mengatakan bahwa pelaku merupakan warga negara Eritrea.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah peron di Stasiun Frankurt, pusat rel utama Jerman terpaksa ditutup untuk beberapa waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!