Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung langkah cepat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencopot Iwa Karniwa dari jabatan Sekda Pemprov Jabar.
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan jika posisi Iwa Karniwa segera diganti oleh pejabat eselon I yang lain, maka roda pemerintahan di Jabar tidak akan terganggu pasca penetapan Iwa sebagai tersangka. Kekinian KPK telah menetapkan Iwa sebagai tersangka suap pengurusan substansi Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten Pemkab Bekasi Tahun 2017 terkait proyek Meikarta.
"Kalau tersangka korupsi masih menduduki jabatannya, maka ada resiko pelaksanaan tugas pelayanan publik di jabatan itu akan terhambat," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2019).
Febri menambahkan, Iwa kemungkinan akan fokus terhadap kasus yang menjeratnya.
"Jadi kami hargai apa yang akan dilakukan oleh Pemprov Jabar itu," ucap Febri
Febri menuturkan, keputusan itu merupakan wewenang kepada Kepala Daerah dalam hal ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo merestui permintaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengganti Sektetaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa diganti dalam Pelaksana Tugas Harian untuk Sekda Pemprov.
Iwa telah dijerat dalam kasus suap proyek pembangunan Meikarta dan telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait izin pengurusan substansi Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten Pemkab Bekasi Tahun 2017.
"Jadi ya, semalam Gubernur Jabar minta izin untuk mem-Plh-kan Sekda agar tidak terganggu kegiatan sekda sehari-hari dalam rangka membantu Gubernur," kata Tjahjo di Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).
Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi Meikarta, Ridwan Kamil Tujuk Sekda Jabar Sementara
Berita Terkait
-
KPK Telisik Peran Anggota Dewan PDIP di Kasus Suap Meikarta
-
KPK Telusuri Peran Korporasi dalam Kasus Meikarta
-
Suap Rp 1 Miliar, KPK: Kami Belum Terima Penyerahan Uang dari Sekda Jabar
-
Ridwan Kamil Copot Jabatan Iwa Karniwa, KPK: Biar Tak Ada Rugikan Dua Sisi
-
Menteri Tjahjo Kabulkan Kemauan Ridwan Kamil Copot Sekda Jabar Iwa Karniwa
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno