Suara.com - Belum lama ini seorang remaja dirawat di rumah sakit usai mengunjungi Taman Nasional Theodore Roosevelt, Amerika Serikat.
Bukan tanpa alasan, remaja ini dirujuk ke rumah sakit setelah tubuhnya terpelanting diseruduk oleh bison.
Dilansir Suara.com dari laman Fox News, Rabu (31/7/19), diketahui remaja berusia 17 tahun ini awalnya sedang berkunjung ke Taman Nasional Theodore Roosevelt bersama teman-temannya.
Remaja yang tidak disebutkan namanya ini mengatakan kepada NBC News bahwa dirinya bersama teman-temannya berjalan di Lower Paddoc Creek Trail.
Tepat di sebelah kiri mereka berjalan kawanan bison dan salah satunya memiliki tubuh sangat besar.
"Aku mencoba memberi mereka cukup ruang agar aku tetap bisa berjalan di sekelilingnya. Aku berjalan di jalanan setapak, mendadak seperti ada sesuatu yang mengejarku," ungkap remaja tersebut.
Bison ini ternyata menyerang remaja tersebut dan mendorongnya dari belakang hingga mengenai paha kanannya.
Ilustrasi bison. (Pixabay/Skeeze)
Remaja ini juga sempat terlempar sejauh enam kaki di udara sebelum terjatuh ke tanah.
Baca Juga: Miris, Tubuh Bocah 9 Tahun Ini Terpental Setelah Diseruduk Bison
Beruntung, saat terjatuh posisi tas ranselnya menempel di punggungnya sehingga remaja tersebut tidak mengalami cedera yang lebih parah.
Sekitar pukul 11.30 pagi, staf taman diberitahu tentang kejadian itu dan segera melarikan remaja tersebut ke rumah sakit di Bismarck yang berjarak sekitar 130 mil.
Remaja ini bersikeras dirinya telah menjaga jarak dan tidak mengganggu bison itu sebelum diserang.
Bukan kali pertama, seminggu sebelumnya seorang anak berusia 9 tahun juga dikabarkan terluka usai diseruduk oleh bison di Taman Nasional Yellowstone.
Meski bison diizinkan berkeliaran bebas, petugas taman kerap meluangkan waktu untuk mengingatkan pengunjung termasuk wisatawan agar menjaga jarak dengan hewan liar itu.
Mereka menyarankan untuk menjaga jarak dari binatang besar seperti bison, rusa, serta kuda liar setidaknya 25 yard.
Berita Terkait
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Iran Tertawakan Blokade AS di Selat Hormuz, Sindir Trump: Warga Amerika akan Rindu Bensin Murah
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026