Suara.com - Belum lama ini, publik digegerkan dengan video anak berusia sembilan tahun yang tubuhnya terpental usai diseruduk bison.
Dilansir Suara.com dari laman The Independent, Sabtu (27/7/19), peristiwa mengejutkan itu terjadi di Taman Nasional Yellowsttone, Amerika Serikat.
Akibat kejadian itu, anak perempuan tersebut menderita luka di beberapa bagian tubuhnya.
Video tersebut viral setelah diunggah melalui Twitter dan kembali dibagikan oleh media lokal.
Dalam rekaman, tampak jelas seekor bison mendekati tiga orang. Seorang wanita dan pria dewasa berhasil melarikan diri saat dihampiri oleh sang bison.
Namun sayang, gadis kecil tadi diseruduk oleh bison hingga tubuhnya terpental.
Gadis kecil tadi ternyata datang bersama rombongan di Taman Nasional Yellowstone yang berjumlah 50 orang.
Diketahui gadis malang ini berasal dari wilayah Odessa, Florida.
Anggota keluarga yang mengetahui kejadian itu segera membawanya ke Old Faithful Lodge.
Baca Juga: Viral, Potret Awan Langka di Amerika Serikat yang Mirip Ombak
Hingga saat ini peristiwa itu masih diselidiki oleh pihak berwenang.
Sesungguhnya, pejabat Taman Nasional Yellowstone sendiri sudah mengimbau pengunjung untuk tidak terlalu dekat dengan bison.
Paling tidak turis atau pengunjung harus menjaga jarak dari bison setidaknya 25 meter.
Taman Nasional Yellowstone sendiri sebenarnya dihuni oleh 4.527 bison, berdasarkan data di bulan Agustus 2018.
Bison jantan biasanya memiliki berat tubuh hingga 907 kilogram.
Selain besar dan berat, bison ini bisa sangat agresif dalam suatu keadaan tertentu.
Bison diketahui juga mampu berlari cepat hingga 48 kilometer perjam.
Jadi jika Anda sedang berlibur ke Taman Nasional Yellowstone, ada baiknya menjaga jarak dengan bison ya.
Agar kejadian serupa tidak terulang untuk kedua kalinya.
Berita Terkait
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
-
Viral Pengantin Pria Pakai Selendang Bentuk Bunga Menjuntai
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas