Suara.com - Di media sosial, beredar video sesepuh Nadhlatul Ulama sekaligus Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan, KH Maimun Zubair yang tengah mencium Hajar Aswad saat menunaikan ibadah haji.
Dalam video yang dibagikan oleh @FaGtng pada Rabu (31/7/2019) tampak pria yang kerap disapa dengan Mbah Moen tersebut mendapat pengawalan khusus dari pemerintah Arab Saudi.
Sejumlah pria berseragam mendampingi Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah itu agar bisa mencium Hajar Aswad. Setelah itu mereka menuntunnya kembali ke kursi roda.
Sementara dalam keterangan yang dituliskan, disebutkan bila Mbah Mun begitu dihormati. Bahkan ia mendapat perlakuan hormat dan takzim dari pemerintah Arab Saudi.
"Mbah Moen tidak ngaku-ngaku saya cucu Nabi. Mbah Moen tidak minta diagung-agungkan. Tapi, lihatlah perlakuan hormat dan takzim Pemerintah Arab Saudi pada beliau. Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi Mbah Moen. Aamiiin ya Allah," tulis @FaGtng.
Tak pelak, cuitan tersebut menarik perhatian warganet. Mereka yang menyaksikan momen saat Mbah Moen mencium Hajar Aswad turut mengiringi dengan doa.
"Semua karena kasih sayang Allah, kebesaran Allah SWT terhadap kesederhanaan Mbah Mun. Ya Allah peliharalah Mbah Mun dalam kasih sayangMu...Amin," balas @Destiny_16.
"Subhanallah, Semoga Mbah Moen selalu sehat walàfiat dan senantiasa di dalam lindungan Allah SWT, Aamiin yaa Robbal ààlamiin," tulis KurniaRg.
Baca Juga: Datangi Megawati, Mbah Maimun Zubair Pamitan
Berita Terkait
-
Perusahaan Syariah Grup Astra Incar Ceruk Bisnis Haji Lewat Ekosistem Pembiayaan
-
Kisi-Kisi CAT Tes Petugas Haji 2026, Apa Saja Materi yang Wajib Dipelajari?
-
Apakah Petugas Haji 2026 Harus ASN? Ketahui Siapa Saja yang Bisa Mendaftar
-
Petugas Haji Dibayar Berapa? Ini Kisaran Gaji dan Jadwal Rekrutmen 2026
-
Perasaan 'Malu' Omesh ke Tuhan Selepas Pulang Haji, Dapat Hikmah Apa?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan