Suara.com - Bandara Internasional San Fransisco, Amerika Serikat akan menjadi salah satu bandara besar pertama yang melarang penjualan air minum dengan botol plastik sekali pakai.
Dilansir Suara.com dari Fox News, Senin (5/8/19), aturan tersebut rencananya akan mulai diberlakukan pada tanggal 20 Agustus mendatang.
Pihak berwenang akan memantau botol plastik sekali pakai yang dikeluarkan dari restoran di bandara, kafe dan mesin penjual otomatis.
Sebagai gantinya, wisatawan harus membeli botol isi ulang yang terbuat dari alumunium atau kaca jika mereka tidak membawa tempat minum sendiri.
The San Fransisco Chronicle melaporkan bahwa bandara kini mengikuti suatu aturan yang sudah disetujui sejak tahun 2014.
Ya, di tahun 2014 lalu sebenarnya penjualan minuman dengan botol plastik sekali pakai telah dilarang.
Doug Yakel, selaku juru bicara bandara mengatakan, mereka ingin memangkas emisi karbon dan menghilangkan sebagian besar limbah TPA pada tahun 2021.
"Kami berada di ujung tombak industri ini, dan kami ingin mendorong batas inisiatif keberlanjutan," ungkapnya kepada Chronicle.
Belum jelas apakah vendor yang tak patuh akan dihukum atau tidak. Yakel menambahkan bahwa mungkin pihak bandara tidak perlu memberlakukan hukuman tersebut.
Baca Juga: Gratis Keliling Roma Hanya dengan Menukarkan Botol Plastik, Mau?
Pihak bandara sendiri sudah mewajibkan vendor untuk menyediakan peralatan makan sekali pakai yang ramah lingkungan.
Hal ini tentu membuat vendor di bandara harus melakukan gerakan besar untuk mengganti seluruh produknya dengan kemasan ramah lingkungan.
Michael Levine, CEO Napa Farms Market yang menempati lokasi di terminal dua memberikan tanggapan bahwa larangan botol air minum sekali pakai ini sedikit lebih rumit.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Bandara, Holding BUMN Aviasi Gaspol InJourney Green dari Pantai
-
KAI Daop 1 Jakarta Evakuasi KA Bandara yang Tertemper Truk di Rawa Buaya
-
Detik-Detik KA Bandara Hantam Truk Trailer di Poris, Dua Tiang Listrik Ikut Roboh!
-
Commuter Line Tujuan Bandara Soetta Anjlok Usai Tabrak Truk di Rawa Buaya, Penumpang Dievakuasi
-
Pascabencana, Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Sumatra Siap Layani Mudik 2026
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB