- Kemenhub memastikan infrastruktur transportasi utama Sumatra, seperti pelabuhan dan bandara, siap beroperasi Lebaran tahun ini.
- Transportasi kereta api di Sumatra masih dalam tahap pemulihan signifikan akibat kerusakan parah pascabencana alam.
- Kerusakan terparah terdapat pada jalur kereta api Sumatra Utara yang terputus karena genangan air dan abrasi.
Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan sejumlah infrastruktur transportasi di Sumatra tetap siap beroperasi menyambut arus mudik Lebaran tahun ini. Hanya transportasi kereta api yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana alam.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa sarana transportasi utama seperti pelabuhan dan bandara di wilayah terdampak bencana secara umum tetap dalam kondisi baik dan siap melayani pemudik.
"Kalau di Sumatra kami dari perhubungan menyiapkan segala sesuatunya. Kebetulan sarana maupun simpul-simpul transportasi kita tidak terlalu banyak berdampak seperti pelabuhan maupun bandara, sehingga bisa digunakan pada pelaksanaan lebaran tahun ini," ujar Dudy saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (19/2/2026).
Meski demikian, tantangan cukup berat masih dihadapi sektor transportasi darat, terutama fasilitas terminal dan jaringan rel kereta api. Beberapa infrastruktur tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius akibat terjangan banjir, sehingga memerlukan penanganan teknis yang lebih mendalam.
"Memang ada beberapa fasilitas, khususnya yang fasilitas terminal, yang kemudian ada juga kereta, yang masih membutuhkan waktu berkaitan dengan perbaikan," tambah Dudy.
Kerusakan paling signifikan terjadi pada jalur kereta api di Sumatra Utara, yang dilaporkan terputus akibat genangan air dan abrasi pada struktur bagian bawah rel.
"Karena kereta seperti di Sumatra Utara ada yang putus, ya, tergenang, kemudian juga bawahnya itu, tersapu dengan air. Jadi kami membutuhkan waktu untuk melakukan perbaikan," jelasnya.
Akibat kerusakan ini, operasional jalur kereta api di Sumatra dipastikan belum dapat berfungsi pada masa mudik Lebaran mendatang.
"Belum [selesai perbaikan saat Lebaran], kalau kereta yang di Sumatra itu masih membutuhkan waktu karena memang kerusakannya cukup lumayan parah," tegas Dudy.
Baca Juga: Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
Meski begitu, ia menekankan bahwa moda transportasi lain di Sumatra tetap dapat digunakan.
"Namun yang lainnya kami insyaallah bisa dipergunakan seperti pelabuhan maupun bandara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Skandal Proyek Fiktif Telkom Rp464 Miliar: Eks GM dan 10 Terdakwa Jalani Sidang Vonis Hari Ini
-
Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?
-
Trump Ancam Lumpuhkan Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka
-
Pengamat Uhamka Nilai Indonesia Terancam Terjebak Invisible Trap di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jeritan Warga Iran Setelah Satu Bulan Digempur Amerika dan Israel
-
Ngomong Kotor dan Puji Allah saat Ancam Iran, Trump Dinilai Makin Frustrasi
-
Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri
-
Menlu Iran: Amerika Lakukan Kejahatan Perang!
-
Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 24,8 Triliun, Ribuan Madrasah Akan Direvitalisasi
-
Viral! 17 Tahun Bekerja Berujung Dipecat Gegara Gagalkan Pencurian Coklat Paskah