Suara.com - Ketua Forum Warga Jakarta alias FAKTA, Azas Tigor Nainggolan berencana akan membawa kasus mati listrik di Jakarta dan sekitarnya ke ranah hukum. Dia merasa telah dirugikan oleh pihak PLN.
Menurut Tigor, gugatan kepada PLN atas kerugian sebagai masyarakat akan dilayangkannya pekan depan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"PLN nanti kita akan gugat ke PN Jakarta Selatan, kan itu kantor PLN ada di Selatan, minggu depan ya," kata Tigor saat ditemui di PN Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).
Dia mengaku banyak mengalami kerugian berupa materi ongkos commuter line (KRL) dari Bogor ke Jakarta serta rugi waktu. Tigor juga mengaku tidak mendapatkan perlakuan yang baik oleh petugas KRL, PLN maupun dari pemerintah saat terjebak di stasiun Bogor dari Minggu siang.
"Enggak ada itu bohong (transportasi bantuan), saya dikirimin foto sama humas, saya tahu Bima Arya (Wali Kota Bogor) dateng jam 3, dia cuma ngomong sebentar keluar, terus humasnya commuter line bilang kasih bantuan, enggak ada, sampai jam 9 malam, akhirnya saya dijemput anak saya," ungkap Tigor.
Dalam gugatannya nanti, dia menuntut jajaran direksi PT PLN untuk meminta maaf di hadapan publik dan mengganti kerugian yang dialaminya.
"Saya akan gugat Dirut PLN atau Plt-nya untuk minta maaf kepada saya, saya secara pribadi mengalami, jadi gugatan pribadi, simbolik sebetulnya, saya hanya minta PLN dinyatakan bersalah dengan kasus matinya listrik berjam-jam itu, saya meminta PLN minta maaf kepada saya dan ganti rugi saya Rp 5.000 saja, ongkos KRL Bogor-Jakarta karena saya terhambat," tegas Tigor.
Untuk diketahui, hingga saat ini, padamnya listrik masih dialami beberapa daerah di Jakarta. Seperti daerah area PLN Menteng masih alami gangguan pemadaman listrik.
Berdasarkan data situs Peta Listrik Jakarta pelita.plnjaya.co.id pada pukul 08.00 WIB sebanyak 86 wilayah di Jakarta masih alami padam listik.
Baca Juga: Mati Listrik, Ferdinand Demokrat: Rini Soemarno dan Jonan Pantas Mundur
86 wilayah tersebut berada di area PLN Menteng dan Bandengan, seperti Jalan Raya Daan Mogot yang berada di Area PLN Bandengan.
Berita Terkait
-
Mati Listrik, Ferdinand Demokrat: Rini Soemarno dan Jonan Pantas Mundur
-
Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Jakarta dan Tangerang Hari Ini
-
Mati Lampu Massal, Presiden Jokowi Marah di PLN
-
PLN Ganti Rugi Korban Mati Lampu, Potongan Tagihan sampai Gratis
-
7 Dampak Mati Listrik: Ikan Koi Mati Sampai Setrika Pakai Panci
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis