Suara.com - Perkampungan di Jalan Kali Anyar 2, Tambora, Jakarta Barat dilalap si jago merah saat terjadi pemadaman listrik di kawasan Jabodetabek pada Minggu (4/8/2019) malam.
Insiden kebakaran itu terjadi akibat lilin yang jatuh di dalam rumah warga dan menyambar ke bangunan lain. Bahkan, dua warga bernama Miswardi alias Dado (26) dan Ryan (16) menjadi korban setelah terjebak dalam bangunan yang dilalap api.
Kapolsek Tambora Komusaris Polisi Iver Son Manossoh menerangkan, peristiwa kebakaran tersebut bermula saat penjual bensin eceran, Dado sedang menuangkan bensin dari tong berukuran sekitar 50 sentimeter ke ember berukuran 20 liter. Saat itu, Dado hendak melayani warga bernama Sugianto membeli bensin eceran.
Lantas, Dado kembali menuangkan bensin ke botol yang telah disiapkan. Kemudian, Sugianto memesan bensin 1 liter kepada Dado.
Tiba-tiba, api muncul dari dapur rumah milik Dado sehingga memicu kebakaran. Diduga, api berasal dari lilin dari dapur tersebut.
"Saat itu tiba-tiba ada api dari dapur rumah Miswandi menyambar hingga terjadi kebakaran. Akibatnya bulu kaki Sugianto terbakar. Dado mengalami luka bakar pada bagian kedua kakinya serta adiknya yang bernama Ryan juga mengalami hal yang sama," kata Iver Son saat dikonfirmasi, Senin (5/8/2019).
Api kemudian menjalar ke seisi rumah berlantai 2 tersebut. Api sendiri berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran yang dibantu warga sekitar.
"Akibat kejadian itu Dado dirawat di RS Tarakan sedangkan Rian tidak dirawat karena hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang," sambungnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Barat, Rompis Romlih mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 20.30 WIB. Diduga, api berasal dari lilin di rumah warga yang menyambar ke bensin.
Baca Juga: Usai Jakarta Blackout, Gang Rumpi Johar Baru Kebakaran
"Keterangan warga kebakaran diakibatkan dari lilin yang menyambar bensin, karena pemilik rumah berjualan bensin eceran," kata Rompis dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF