Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai kesan saat bersama dengan Pimpinan Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang KH Maimoen Zubair atau Mba Moen.
Jokowi menuturkan setiap dirinya menyambangi kediaman Mbah Moen, selalu diajak masuk ke kamar Mbah Moen.
"Saya ke rumah beliau di Pondok Pesantren Anwar Sarang, itu sudah dua kali. Pas ke sana pasti diajak masuk ke kamar beliau," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).
Ia pun mengingat terakhir bertemu dengan Mbah Moen yaitu diajak melaksanakan Salat Magrib berjamaah. Bahkan, Mbah Moen yang mengimami.
"Dan terakhir waktu itu, saya dengan Mbah Maimoen juga Salat Magrib Jamaah di kamarnya beliau. Beliau imami sendiri," kata dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku banyak pesan yang selalu diingat Jokowi.
"Waduh banyak sekali si, banyak sekali pesannya," kata dia.
Tak hanya itu, Jokowi juga masih menyimpan sorban berwarna hijau yang diberikan Mbah Moen beberapa bulan lalu.
Diketahui, pemberian hadiah Mbah Moen sebelum Jokowi menghadiri konser Putih Bersatu di GBK pada Sabtu 13 April 2019. Pemberian hadiah dilakukan di Hotel Fairmount, Senayan.
Baca Juga: Khofifah Bersyukur Mbah Moen Sempat Datang ke Nikahan Putrinya
"Sorban Masih (Disimpan)," katanya.
Diketahui, Mbah Moen wafat saat menjalankan ibadah haji. Dirinya berangkat ke Tanah Suci pada 27 Juli 2019 lalu. Ia bahkan sempat bertemu ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk berpamitan karena hendak menunaikan ibadah haji.
Dilansir dari Antara, Selasa (6/8/2019) pagi, Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin takziyah KH Maimun Zubair yang menghembuskan napas terakhir di RS An Noer, Mekkah.
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin langsung bergegas ke RS An Noer, Mekkah, Selasa pagi waktu setempat ketika mendapatkan kabar berpulangnya kiai yang akrab disapa Mbah Moen itu.
Kabar berpulangnya ulama kharismatik Kiai Haji Maimoen "Mbah Moen" Zubair asal Rembang, Jawa Tengah itu mengejutkan semua orang. Mbah Moen wafat di Mekkah, Arab Saudi, pada pukul 04.17 waktu setempat.
Mbah Moen adalah ulama yang sangat dihormati, dia merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.
Berita Terkait
-
Khofifah Bersyukur Mbah Moen Sempat Datang ke Nikahan Putrinya
-
Kagumi Teladan Mbah Moen, Umat Kristiani DIY Ucapkan Bela Sungkawa
-
Ahok Kehilangan Mbah Moen: Bangsa Indonesia Kehilangan
-
Jokowi Berbelasungkawa Mbah Moen Wafat: Beliau Kiai Rujukan
-
Pesan Mbah Moen, Ingin Wafat dan Dimakamkan di Jannatul Ma'la Mekkah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi