Suara.com - R, bocah laki-laki yang berusia lima tahun ternyata sempat melihat kekejian ayah tirinya, Jumharyono ketika membunuh Khoiriah dengan gunting. Bahkan, R yang mengalami luka bakar 80 persen akibat perbuatan sadis Jumharyono itu pun kini masih trauma berat.
Ayah kandung R, Rumadi (39) mengungkapkan saat di rumah sakit, R sebenarnya tidak menangis kesakitan, dia hanya menginginkan Rumadi berada di sampingnya.
Menurutnya, R juga sempat membisikkan ke telinga jika pelakunya pembakaran dan pembunuhan Khoiriah adalah Jumharyono.
"Dia (R) mungkin sempat melihat kejadian itu, jadi di depan matanya dia lihat langsung, trauma dia sampai bilang sama saya 'ayah itu ibu ditusuk," kata Rumadi saat ditemui Suara.com di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/8/2019).
Rumadi mengaku kalimat tersebut membuatnya langsung menangis karena R tidak hanya disakiti secara fisik tetapi juga psikologi menyaksikan ibu yang melahirkannya dibunuh secara keji.
"Saya dengar dia ngomong begitu langsung nangis, ada rasa mau balas tetapi yang penting anak saya dulu dibawa ke dokter," ucapnya.
Diketahui, peristiwa pembunuhan itu terjadi setelah Jumharyono pulung ke rumah kontrakan di Jalan Dukuh V, RT 10 RW 5, Nomor 73 A, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (6/8/2019) dini hari.
Sepulang ke rumah, lelaki yang bekerja sebagai kuli pasar itu terlibat cekcok dengan sang istri, Khoiriah. Pemicu perselihan itu diduga karena Khoiriah menolak diajak berhubungan intim. Diduga, penolakan itu karena Jumharyono mengidap kelainan seksual, hiperseks.
Buntut dari ribut mulut itu, pelaku mulai naik pitam dan memukul istrinya dengan batu dan menusuknya dengan sebuah gunting hingga tewas. Sehabis membunuh istri, Jumharyono yang diduga sudah gelap mata lalu membakar kontrakannya. Tak pelak, anak berinisial R turut menjadi korban.
Baca Juga: Balita Dibakar Ayah Tiri, R Sempat Pamer Bisa Salat ke Ayah Kandung
Beruntung nyawa R berhasil diselamatkan warga setelah menangkap basah Jumharyono saat berusaha kabur usai membakar rumah kontrakannya.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Jumharyono sebagai tersangka. Kuli pasar itu pun terancam hukuman mati lantaran dianggap merencanakan aksi pembunuhan tersebut.
Berita Terkait
-
Pengakuan Ayah Tiri Pembakar Bayi, Sakit Hati karena Istri Pengomel
-
Dibakar Ayah Tiri, Balita R Tak Menangis saat Terjebak Api di Kontrakan
-
Kondisi Terkini Balita R Usai Dibakar Ayah Tiri di Kramat Jati
-
Bunuh Istri dan Bakar Anak Tiri, Jumharyono Terancam Hukuman Mati
-
Balita R Dibakar Ayah Tiri, Sang Kakak Pernah Ikut Dianiaya Jumharyono
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan
-
Ekonom Senior AMRO: Disrupsi Energi Timur Tengah 4 Kali Lebih Ngeri Dibanding Perang Rusia-Ukraina
-
Studi: Model Iklim Saat Ini Dinilai Kurang Akurat Baca Dampak Perubahan Iklim di Perkotaan, Kenapa?
-
Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU
-
Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni
-
Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung