Suara.com - Polisi menangkap pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap Kristina Br Gultom, gadis berusia 20 tahun yang jasadnya ditemukan di perladangan Dusun Panggun Hutapea Banurea, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (5/8/2019) lalu.
Kapolres Tapanuli Utara Ajun Komisaris Besar Horas Marasi Silaen tak menampik perihal sudah ditangkapnya pelaku tersebut.
“Pelaku pembunuhan siswi kelas XII SMK Karya Tarutung adalah Rinto Hutapea alias RH,” kata dia, Jumat (9/8/2019), seperti diberitakan Kabarmedan.com—jaringan Suara.com.
Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tanpa menggunakan busana. Diduga, korban sempat diperkosa sebelum dibunuh. Korban ditemukan oleh ayahnya, Sardi Gultom, dan warga sekitar pukul 08.00 WIB.
Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis pembatas untuk keperluan penyidikan. Sementara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Tarutung untuk dilakukan autopsi.
“Pengakuan sementara korban, dia melakukan itu karena sakit hati dimaki dan diludahi korban tepat di muka saat mengajak pulang bersama,” kata dia.
Berita Terkait
-
Misteri Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Bogor Enam Bulan Lalu Mulai Terkuak
-
Aktivis Mahasiswa di Sumut Ditangkap Usai Peras Pegawai DKP
-
Balai Latihan Kerja Medan Dukung Pengembangan Pariwisata Danau Toba
-
Mencuri di Masjid, Dua Lelaki di Deli Serdang Tewas Diamuk Massa
-
Sakit Hati Dimarahi, Tompel Nekat Bunuh Paman Pakai Balok Kayu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan