Suara.com - Warga Desa Pendung Tengah, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Rabu (14/8/2019) pagi dikejutkan dengan kabar tewasnya salah seorang warga akibat diseruduk babi hutan. Selain itu dua orang lainnya dilaporkan ikut menjadi korban amukan babi itu.
Dilansir Jambiseru.com (jaringan Suara.com), serangan babi hutan itu terjadi pada Rabu pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Tiga orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia.
Koban meninggal diketahui bernama Rusnaini. Ia dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah Sakit Umum MHA Thalib Kerinci. Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka, mereka adalah Nomidan dan M. Nurdin. Keduanya juga dirawat di rumah sakit yang sama.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa nahas itu saat tiba-tiba seekor babi hutan masuk ke dalam rumah dan langsung menyerang dua orang yang ada di rumah.
Tak cukup sampai di situ, babi hutan kemudian keluar dan kembali masuk ke rumah lainnya dan menyerang satu orang lagi.
"Babi tiba-tiba masuk rumah, serang warga," ujar Nasuha salah seorang warga.
Dari informasi disebutkan, babi masuk ke rumah dan menyerang warga diduga akibat perburuan dan akhirnya masuk ke pemukiman.
Berita Terkait
-
KPK Tahan Anggota DPRD Jambi dari Golkar Terkait Kasus Suap Zumi Zola
-
Putar Musik Kencang Sambil Mabuk, Mus Tewas Dikeroyok Warga di Warung Tuak
-
51 Pendaki Terjebak saat Gunung Kerinci Erupsi, Begini Nasib Terakhirnya
-
PVMBG: Gunung Kerinci Cuma Meletus Kecil
-
Penutupan Restoran Olahan Babi di Mal Makassar Tuai Pro Kontra
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan
-
Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta
-
Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir
-
Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!
-
Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi
-
5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras
-
Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola
-
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen
-
Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda
-
Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger