Suara.com - Prajurit TNI bernama Prada Deri Pramana ternyata sempat menggunakan gergaji besi untuk memutilasi mayat pacarnya, Fera Oktaria (21). Hal itu disampaikan Deri dalam sidang lanjutan kasus mutilasi Fera yang digelar Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (15/8/2019).
Dalam sidang, Prada Deri mengatakan jika gergaji besi itu patah ketika baru memotong lengan kanan Fera yang semasa hidupnya bekerja sebagai kasir Indomaret.
Prada Deri pun mengaku sempat menghubungi sang paman, Dodi Karnadi (36) untuk menceritakan peristiwa pembunuhan sadis yang telah dilakukan terhadap pacarnya.
Pengakuan itu disampaikan pada pagi hari setelah Prada Deri membunuh Fera di Penginapan Sahabat Mulia, Banyuasin, Palembang.
"Pagi harinya, baru saya ke rumah Dodi Karnadi, dan mengakui telah mengakui perbuatan ini," kata Prada Deri di hadapan majelis Hakim yang diketuai Ketua Majelis Hakim Letkol Chk Khazim didampingi Hakim Anggota Letkol Sus Much Arif Zaki Ibrahim SH dan Mayor Chk Syawaluddin.
Setelah menceritakan semuanya, Prada Deri mengaku Dodi mengusulkan agar potongan tubuh korban di masukkan ke dalam koper yang akhirnya dibeli di dekat penginapan.
Namun demikian, Prada Deri mengaku sempat menyiapkan batang korek api yang disusun sedemikian rupa di atas racun nyamuk untuk membakar potongan tubuh Fera. Bahkan, Deri sempat menyiramkan bensin ke tubuh sang pacar.
Namun, hal itu urung dilakukan karena dia mengaku tak tega.
"Saya tidak tega pak. Makanya saya hubungi Dodi kembali. Tak lama, Dodi menghubungi Imam yang akhirnya menyarankan jika dibakar," katanya.
Baca Juga: Usai Mutilasi Pacar, Prada Deri Ubah Nama Jadi Oji bin Samsuri di Padepokan
Diketahui, kasus mutilasi ini terungkap sejak Fera ditemukan tewas secara tak utuh alias dimutilasi di sebuah penginapan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumsel, Jumat (10/5/2019). Saat ditemukan, kasir indomaret itu sudah dalam kondisi tanpa busana dan terbaring di ranjang penginapan.
Dari penyelidikan sementara yang dilakukan polisi, Prada Deri diketahui merupakan kekasih korban. Setelah memutilasi korban, Prada DP bergegas kabur dengan naik bus ke arah Lampung menuju ke Pelabuhan penyeberangan Bakauheni - Merak.
Selama buron, Prada Deri bersembunyi di sebuah padepokan di kawasan Serang, Banten dan mengubah namanya menjadi Oji bin Samsuri.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Kasus Mutilasi Kasir Indomaret, Gegara Hamil Dua Bulan, Prada DP Gelap Mata
-
Jejak Prada Deri Permana Terkuak Dari Sidik Jari di Pintu Penginapan
-
Jejak Prada Deri Mutilasi Pacar, dari Bau Busuk hingga Seret Koper Besar
-
Drama Air Mata di Sidang Oknum TNI Terdakwa Pemutilasi Kasir Minimarket
-
Jalani Sidang Perdana, Oknum TNI Pemutilasi Kasir Minimarket Menangis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!
-
Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya