Suara.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan surat dari Presiden Jokowi perihal rencana pemindahan Ibu Kota negara akan diserahkan kepada Komisi II untuk dilakukan pembahasan.
"Sudah kami bahas di rapat pimpinan dan kami serahkan nanti ke Komisi II untuk melakukan pembahasannya," ujar Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/8/2019).
Surat tersebut bernomor R34/PRES/08/2019 tanggal 23 Agustus 2019 berisi penyampaian hasil kajian dan permohonan dukungan pemindahan Ibu Kota.
Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, surat dari Jokowi merupakan hasil kajian pemerintah terkait pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.
Pemerintah dan Presiden Jokowi, kata Bambang, belum menyampaikan RUU tentang ibu kota baru kepada DPR.
"Jadi kami baru menerima surat dari Presiden yang menyampaikan hasil dari kajian pemerintah dan kami sedang menunggu rancangan Undang-undangnya yang akan disampaikan pemerintah. Jadi masih dalam pengkajian," katanya.
Politikus yang akrab disapa Bamsoeit ini menyebut DPR secara prinsip mendukung langkah pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota ke Kalimantan Timur. Ia mengklaim akan mendukung langkah pemerintah pusat yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
"Pada prinsipnya, kami apapun jauh untuk kepentingan masyarakat pasti kami akan dukung," tandasnya.
Baca Juga: Bambang Soesatyo : Anggota Baru harus Wujudkan DPR sebagai Parlemen Modern
Berita Terkait
-
Terkait Lahan Ibu Kota Baru, PKB: Jangan Sampai Ada Kongkalikong
-
Pro Kontra Pemindahan Ibu Kota, Begini Tanggapan Kirana Larasati
-
Begini Nasib 5,2 Juta Hektare Tambang Batubara di Kalimantan Timur
-
Anies Belum Tahu Urutan Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim
-
Pindah Ibu Kota Dikeluhkan PNS, Fadli Zon: Inilah Kalau Dijalankan Amatiran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan